Cara Merawat PC Agar Awet Bertahun-tahun
Jadwal Maintenance Lengkap dari Harian Sampai Tahunan
10 Oktober 2025 | 13 menit baca | Oleh: Ahmad
PC yang dirawat dengan benar bisa bertahan 7-10 tahun dengan performa yang tetap bagus. Sebaliknya, PC yang diabaikan bisa mulai bermasalah dalam 2-3 tahun. Di COC Komputer, kami sering kedatangan customer dengan keluhan "PC sering restart sendiri" atau "blue screen terus" — dan 80% penyebabnya adalah kurangnya maintenance dasar.
Berikut panduan maintenance lengkap yang kami rekomendasikan, disusun berdasarkan frequency.
Maintenance Harian (5 Menit)
1. Shutdown Properly
Jangan cabut colokan atau matikan dari stop kontak langsung. Selalu shutdown via Start → Shut Down. Improper shutdown bisa merusak file system dan mengurangi umur SSD/HDD.
2. Jauhkan Minuman dan Makanan
Kedengarannya sepele, tapi liquid damage adalah salah satu kerusakan termahal yang kami tangani. Satu tumpahan kopi bisa mematikan motherboard seharga jutaan. Minimal taruh minuman di sisi meja yang jauh dari PC.
Maintenance Mingguan (15 Menit)
3. Bersihkan Debu di Permukaan
Lap permukaan casing, monitor, keyboard, dan mouse dengan kain microfiber kering. Debu yang menumpuk di luar lama-lama masuk ke dalam casing melalui ventilasi.
4. Check Storage Usage
Pastikan drive system (C:) punya minimal 20% free space. Windows butuh ruang untuk temp files, updates, dan virtual memory. SSD yang hampir penuh juga performa-nya turun drastis.
- Hapus file di Download folder yang nggak perlu
- Empty Recycle Bin
- Run Disk Cleanup (ketik "Disk Cleanup" di Start)
Maintenance Bulanan (30 Menit)
5. Update Windows dan Driver
Settings → Windows Update → Check for updates. Juga update driver GPU (lewat GeForce Experience atau AMD Software). Security updates penting untuk menutup celah vulnerabilitas.
6. Scan Malware
Windows Defender sudah cukup bagus di 2025, tapi lakukan full scan bulanan: Windows Security → Virus & threat protection → Scan options → Full scan.
7. Monitor Suhu Komponen
Buka HWiNFO64 atau HWMonitor dan catat suhu idle dan load:
- CPU idle: 35-50°C normal, di atas 60°C = cek cooler
- CPU load: 65-85°C normal, di atas 90°C = thermal throttling
- GPU idle: 30-45°C normal
- GPU load: 65-85°C normal, di atas 95°C = bermasalah
Suhu Naik dari Biasanya?
Kalau suhu naik 10-15°C dari biasanya tanpa perubahan apa-apa, kemungkinan besar debu menumpuk di heatsink atau thermal paste sudah kering. Ini perlu dibersihkan/diganti segera.
Maintenance Per 3 Bulan (1 Jam)
8. Bersihkan Interior Casing
Buka panel samping casing dan bersihkan debu:
- Matikan PC dan cabut kabel power. Tunggu 30 detik
- Ground diri kamu — sentuh benda metal yang grounded untuk discharge static
- Gunakan compressed air can atau electric air blower (lebih hemat jangka panjang)
- Fokus area: Fan CPU, fan casing, dust filter, GPU heatsink, PSU vent
- Jangan pakai vacuum cleaner dekat komponen — bisa generate static
- Bersihkan dust filter (kalau removable) dengan air dan keringkan sebelum pasang kembali
9. Cek Kabel dan Koneksi
Pastikan semua kabel masih terpasang dengan kencang. Kabel SATA, power connector, dan front panel header bisa goyang seiring waktu, terutama kalau PC sering dipindah.
Maintenance Per 6 Bulan (1-2 Jam)
10. Backup Data
Lakukan full backup ke external drive atau cloud:
- System Image Backup: Windows Settings → System → Recovery → Backup
- Personal Files: Backup ke external HDD atau cloud (Google Drive, OneDrive)
- Verifikasi backup: Coba restore 1-2 file untuk memastikan backup valid
Maintenance Tahunan (2-3 Jam)
11. Ganti Thermal Paste CPU
Thermal paste kering = suhu naik = performa turun. Idealnya ganti setiap 1-2 tahun (atau ketika suhu naik abnormal):
- Lepas CPU cooler
- Bersihkan thermal paste lama dengan isopropyl alcohol 90%+ dan kain tidak berbulu
- Oleskan thermal paste baru (Noctua NT-H1, Arctic MX-5, atau Thermal Grizzly Kryonaut)
- Metode aplikasi: titik sebesar biji beras di tengah CPU — tekanan cooler akan menyebarkan secara merata
- Pasang kembali cooler dengan erat
12. Deep Clean Semua Fan
Lepas semua fan (CPU, casing, GPU kalau bisa) dan bersihkan blade-nya satu per satu. Fan yang kotor = airflow berkurang = suhu naik = umur komponen pendek.
13. Evaluasi Performa
Jalankan benchmark (Cinebench, 3DMark, CrystalDiskMark) dan bandingkan dengan hasil awal:
- CPU score turun >10%? → Cek thermal paste dan cooling
- SSD speed turun >20%? → SSD mungkin hampir penuh atau mulai aging
- GPU score turun? → Update driver, cek suhu, atau power throttling
Maintenance Checklist Ringkas
Jadwal Maintenance PC
- Harian: Shutdown benar, jaga kebersihan area PC
- Mingguan: Lap debu permukaan, cek storage space
- Bulanan: Update Windows/driver, scan malware, monitor suhu
- 3 Bulanan: Bersihkan interior casing, cek kabel
- 6 Bulanan: Full backup data
- Tahunan: Ganti thermal paste, deep clean fan, benchmark test
Kesimpulan
Merawat PC itu jauh lebih murah daripada memperbaiki. Thermal paste Rp 50rb vs ganti motherboard Rp 2jt+. Compressed air Rp 30rb vs ganti fan Rp 200rb. Investasi waktu dan biaya kecil untuk perpanjangan umur hardware yang significant.
Nggak mau ribet? COC Komputer punya layanan maintenance berkala — bawa PC kamu dan kami handle semuanya: cleaning, thermal paste, health check, sampai benchmark. Stay cool, stay fast! 🧹💨