Cara Optimasi Windows 11 Agar Ngebut Tanpa Bloatware

15 Langkah Tuning yang Kami Lakukan di Setiap PC Customer

22 Januari 2026 | 15 menit baca | Oleh: Ahmad

Windows 11 desktop optimization

Windows 11 itu bagus — interface-nya modern, fiturnya lengkap, security-nya solid. Tapi fresh install Windows 11 juga datang dengan banyak bloatware dan services yang nggak perlu yang bikin sistem kerja lebih berat dari seharusnya. Di COC Komputer, setiap PC rakitan yang kami kirim ke customer selalu melewati proses optimasi ini dulu.

Berikut 15 langkah yang kami lakukan — dari yang paling mudah sampai advanced. Kamu bisa ikuti semuanya atau pilih yang sesuai comfort level.

Level 1: Basic Cleanup (Semua Orang Bisa)

1. Hapus App Bawaan yang Nggak Dipake

Windows 11 datang dengan banyak app pre-installed yang kebanyakan orang nggak pakai:

Caranya: Settings → Apps → Installed apps → Cari dan Uninstall. Atau klik kanan di Start Menu → Uninstall.

2. Matikan Startup Programs yang Nggak Perlu

Buka Task Manager (Ctrl+Shift+Esc) → tab Startup apps. Disable semua yang bukan essential. Yang biasanya aman di-disable:

3. Disable Notifikasi yang Mengganggu

Settings → System → Notifications. Matikan notifikasi dari app yang nggak penting. Juga matikan "Get tips and suggestions when using Windows" — ini sering muncul dan mengganggu.

Level 2: Intermediate Tweaks (Recommended)

4. Matikan Visual Effects

Windows 11 punya banyak animasi yang bikin cantik tapi makan resource:

  1. Tekan Win + R, ketik sysdm.cpl, Enter
  2. Tab Advanced → Performance → Settings
  3. Pilih "Adjust for best performance" (matikan semua)
  4. Atau pilih "Custom" dan hanya centang: "Show thumbnails" dan "Smooth edges of screen fonts"

Ini bisa meningkatkan responsivitas terutama di PC dengan spek rendah-menengah.

5. Disable Transparency Effects

Settings → Personalization → Colors → Matikan Transparency effects. Efek transparensi makan GPU resource — pada PC tanpa GPU dedicated, ini terasa.

6. Optimasi Power Plan

Untuk desktop/PC gaming:

  1. Buka Control Panel → Power Options
  2. Pilih "High Performance" (bukan "Balanced")
  3. Kalau nggak muncul, klik "Show additional plans"
  4. Untuk GPU NVIDIA: bisa juga set ke "Ultimate Performance" (aktifkan via command: powercfg -duplicatescheme e9a42b02-d5df-448d-aa00-03f14749eb61)

7. Disable Search Indexing di Drive Non-System

Windows secara default meng-index semua drive untuk quick search. Kalau drive D: kamu berisi game/video, indexing sia-sia dan bikin disk busy:

  1. Buka This PC, klik kanan drive D: → Properties
  2. Uncheck "Allow files on this drive to have contents indexed"
  3. Apply ke seluruh drive

8. Disable Game Bar dan Game DVR (Kalau Nggak Pakai)

Game Bar jalan di background dan recording gameplay bahkan saat kamu nggak minta. Matikan kalau nggak butuh:

  1. Settings → Gaming → Xbox Game Bar → Off
  2. Settings → Gaming → Captures → Matikan "Record what happened"

Level 3: Advanced Tweaks (Hati-hati)

9. Disable Services yang Nggak Perlu

Tekan Win+R, ketik services.msc. Service yang aman untuk di-disable (set ke "Disabled"):

Peringatan:

Jangan disable services yang nggak kamu pahami. Service yang salah di-disable bisa bikin Windows nggak fungsi dengan benar. Kalau ragu, biarkan tetap "Automatic" atau "Manual."

10. Optimasi SSD: Pastikan TRIM Aktif

TRIM membantu SSD maintain performa jangka panjang. Cek apakah aktif:

  1. Buka Command Prompt (Admin)
  2. Ketik: fsutil behavior query DisableDeleteNotify
  3. Hasil 0 = TRIM aktif (bagus!). Hasil 1 = TRIM off (perlu diaktifkan)

Juga pastikan defragment/optimize di-schedule otomatis untuk SSD (Windows biasanya auto, tapi double-check di "Defragment and Optimize Drives").

11. Matikan Windows Widgets

Widget panel di taskbar makan RAM dan kadang CPU secara konstan:

  1. Settings → Personalization → Taskbar → Matikan Widgets
  2. Atau klik kanan Taskbar → Taskbar settings → Toggle off Widgets

12. Bersihkan Temp Files Secara Berkala

Settings → System → Storage → Temporary files → Pilih semua dan Delete. Atau aktifkan Storage Sense untuk auto-cleanup bulanan.

Level 4: Gaming-Specific Optimization

13. Aktifkan Hardware-Accelerated GPU Scheduling

Settings → System → Display → Graphics → Change default graphics settings → Aktifkan "Hardware-accelerated GPU scheduling". Ini mengurangi latency rendering dan bisa kasih slight FPS improvement.

14. Set Game Mode On

Settings → Gaming → Game Mode → On. Game Mode prioritaskan resource untuk game yang sedang jalan dan mengurangi background interruption.

15. Disable Full-Screen Optimization per Game

Untuk beberapa game, fullscreen optimization Windows justru menambah input lag:

  1. Klik kanan .exe game → Properties
  2. Tab Compatibility → Centang "Disable fullscreen optimizations"
  3. Ini terutama berguna untuk game competitive (Valorant, CS2)

Hasil yang Bisa Diharapkan

Setelah menerapkan semua 15 langkah di atas:

Kesimpulan

Windows 11 itu foundation yang solid, tapi perlu "debloated" untuk performa optimal. 15 langkah di atas adalah apa yang kami lakukan di setiap PC customer — teruji dan terbukti efektif tanpa risiko kerusakan.

Nggak mau ribet? Beli PC rakitan dari COC Komputer — sudah kami optimasi sebelum dikirim. Atau bawa PC kamu untuk service tuning. Happy computing! 🚀