USB-C: Kenapa Satu Kabel Bisa Beda Kemampuan?
Pernahkah bingung: kabel USB-C yang satu bisa charging laptop + output video, yang satunya lagi cuma bisa charging HP pelan-pelan? Padahal bentuknya sama?
Welcome to the confusing world of USB-C. 😵
Di artikel ini saya coba jelaskan dengan bahasa manusia, kenapa USB-C yang harusnya "satu standar untuk semua" justru jadi confusing.
USB-C = Connector, Bukan Teknologi
Ini yang banyak orang nggak paham. USB-C itu cuma bentuk fisik connector—yang reversible dan kecil. Di balik connector yang sama, bisa ada teknologi berbeda:
- USB 2.0 (480 Mbps - lambat banget)
- USB 3.0/3.1/3.2 (5-20 Gbps)
- USB4 (40 Gbps)
- Thunderbolt 3/4 (40 Gbps)
Bayangkan: connector yang sama bisa punya speed range dari 480 Mbps sampai 40 Gbps. 83x lipat perbedaannya!
Kenapa Bisa Gini?
Blame USB-IF (organisasi yang bikin standar USB). Mereka decided bahwa USB-C connector bisa dipakai untuk berbagai teknologi dengan kemampuan berbeda.
Maksudnya baik: satu connector untuk semua. Eksekusinya: chaos.
Yang Perlu Anda Tahu
1. Data Transfer Speed
Nggak semua USB-C sama cepatnya. Speed-nya ditentukan oleh versi USB:
| Versi | Speed | Nama Marketing |
| USB 2.0 | 480 Mbps | - |
| USB 3.2 Gen 1 | 5 Gbps | SuperSpeed |
| USB 3.2 Gen 2 | 10 Gbps | SuperSpeed+ |
| USB 3.2 Gen 2x2 | 20 Gbps | SuperSpeed 20Gbps |
| USB4 | 40 Gbps | USB4 40Gbps |
| Thunderbolt 3/4 | 40 Gbps | Thunderbolt |
Kuncinya: Kabel dan device harus support versi yang sama. Kabel USB 2.0 di port USB 3.2 = tetap USB 2.0 speed.
2. Power Delivery (Charging)
Kemampuan charging juga beda-beda:
- USB 2.0: 2.5W (charging super lambat)
- USB 3.x standar: 15W
- USB PD (Power Delivery): Sampai 100W (laptop bisa di-charge!)
- USB PD 3.1: Sampai 240W
Ini kenapa charger HP 5W bisa USB-C, dan charger laptop 100W juga USB-C. Sama connector-nya, beda kemampuannya.
3. Video Output
Tidak semua USB-C bisa output video. Yang bisa:
- USB-C dengan DisplayPort Alt Mode
- Thunderbolt 3/4
- USB4 (mandatory DP alt mode)
Kalau port USB-C laptop Anda support ini, bisa langsung colok ke monitor USB-C atau pakai adapter ke HDMI/DisplayPort.
Cara Tahu Kemampuan USB-C?
Sayangnya, dari tampilan luar nggak bisa tahu. Yang bisa dilakukan:
- Cek spec device: Lihat manual atau website manufacturer
- Look for logos: Thunderbolt ada logo petir ⚡, USB4 ada logo
- Beli dari brand terpercaya: Mereka usually label dengan jelas
- Hindari kabel murah random: Sering cuma USB 2.0 dengan USB-C connector
⚠️ Warning: Kabel USB-C random dari marketplace sering cuma USB 2.0 speed padahal dijual untuk "data transfer." Always check specs!
Tips Praktis
Untuk Charging Laptop
Pastikan kabel dan charger support USB PD dengan wattage yang cukup untuk laptop Anda (usually 45-100W).
Untuk Transfer Data Cepat
Beli kabel yang explicitly labeled USB 3.2 Gen 2 atau lebih. Expect bayar Rp 100-200rb untuk kabel berkualitas.
Untuk Video Output
Pastikan laptop port support DP Alt Mode atau Thunderbolt. Kabel juga harus support (bukan semua USB-C cable bisa video).
Kesimpulan
USB-C promised simplicity, delivered complexity. Tapi sekarang Anda tahu:
- USB-C = connector shape, bukan jaminan kemampuan
- Speed dan power tergantung versi USB di baliknya
- Video output nggak semua port support
- Always check specs sebelum beli kabel
Stay informed! 🔌