Panduan Overclocking CPU dan GPU untuk Pemula: Aman & Efektif

Extra FPS Gratis — Tapi Harus Tahu Batasannya!

25 Januari 2026 | 15 menit baca | Oleh: Rendi

CPU GPU Overclocking Setup

Overclocking = menjalankan hardware PC (CPU/GPU) di kecepatan lebih tinggi dari default untuk mendapatkan performa ekstra. Seperti menambah RPM mesin mobil — lebih cepat, tapi ada batasnya. Artikel ini panduan kamu dari 0 tanpa merusak hardware.

Apa Itu Overclocking?

Apakah Overclocking Aman?

AMAN kalau:

  • Kamu NGGAK naikkan voltage berlebihan
  • Suhu tetap di bawah batas aman (CPU < 90°C, GPU < 85°C)
  • Kamu stress test untuk memastikan stabilitas
  • Cooling system memadai

BERBAHAYA kalau:

  • Naikkan voltage (Vcore/Vgpu) terlalu tinggi → degradasi chip permanen
  • Suhu melebihi 95°C terus-menerus → throttling dan kerusakan
  • Cooler nggak memadai (stock cooler biasanya NGGAK cukup untuk OC)
  • PSU nggak cukup wattage untuk power draw yang lebih tinggi

Syarat Overclocking

CPU Overclock

GPU Overclock

GPU Overclock dengan MSI Afterburner ⭐

GPU OC adalah overclock termudah dan paling aman untuk pemula. Hampir nggak mungkin merusak GPU kalau dilakukan benar.

Step 1: Install Tools

Step 2: Benchmark Baseline

  1. Jalankan Unigine Heaven/3DMark di default settings
  2. Catat score, FPS rata-rata, suhu GPU max, dan power draw
  3. Ini baseline untuk perbandingan setelah OC

Step 3: Overclock Core Clock

  1. Buka MSI Afterburner
  2. Naikkan Core Clock sebesar +25MHz
  3. Apply → jalankan benchmark 10-15 menit
  4. Kalau stabil (nggak crash, nggak artifacts): naikkan lagi +25MHz
  5. Ulangi sampai crash atau muncul visual artifacts (garis-garis, flickering)
  6. Setelah crash: turunkan 25-50MHz dari titik crash → ini OC stabilmu

Step 4: Overclock Memory Clock

  1. Setelah core clock stabil, naikkan Memory Clock +50MHz
  2. Apply → benchmark 10-15 menit
  3. Ulangi naik +50MHz sampai crash atau artifacts
  4. Turunkan 50-100MHz dari titik crash

Step 5: Final Stress Test

Hasil Typical GPU OC

  • Core Clock: +100 sampai +200MHz (tergantung silicon lottery)
  • Memory Clock: +200 sampai +500MHz
  • FPS increase: 5-15% (gratis!)
  • Suhu increase: 3-8°C

GPU Undervolt (Advanced) ⭐⭐

Understelling secret: Undervolting bisa memberi performa SAMA atau LEBIH BAIK dengan suhu LEBIH RENDAH.

CPU Overclock (Ringkas)

Lebih kompleks dan risky daripada GPU OC. Ringkasan langkah:

  1. Masuk BIOS → cari CPU overclock settings
  2. Set CPU Multiplier +1 (misal: 51x → 52x untuk 5.2GHz)
  3. Mungkin perlu naikkan Vcore sedikit (0.01-0.02V). HATI-HATI: jangan lebih dari Vcore safe limit chip-mu
  4. Boot Windows → stress test pakai Cinebench R23 atau Prime95 (30 menit)
  5. Monitor suhu pakai HWiNFO. CPU harus di bawah 90°C
  6. Kalau crash: turunkan multiplier atau naikkan Vcore sedikit

Apakah CPU OC masih worth it di 2025?

Honestly? Diminishing returns. CPU modern sudah boost sangat tinggi secara otomatis (Intel Turbo Boost, AMD PBO). Manual OC biasanya cuma tambah 3-5% performa. GPU OC dan RAM XMP/EXPO biasanya lebih impactful.

RAM "Overclock" (XMP/EXPO)

Stress Test Tools

Kesimpulan

Untuk pemula: mulai dari GPU OC pakai MSI Afterburner — aman, mudah, dan free FPS 5-15%. Pastikan XMP/EXPO RAM sudah aktif. CPU OC optional dan diminishing returns di 2025. Yang paling penting: monitor suhu dan stress test!

Mau bantuan overclock? Bawa PC-mu ke COC Komputer untuk OC service profesional! ⚡