Panduan Format dan Install Ulang Windows 11 Tanpa Kehilangan Data

Fresh Start untuk PC yang Sudah Nggak Bisa Diselamatkan!

10 Januari 2026 | 15 menit baca | Oleh: Dimas

Windows Installation USB

Kadang PC sudah terlalu banyak masalah — malware nggak bisa dihapus, driver conflict, blue screen terus, atau Windows corrupt — dan solusi terbaik adalah format dan install ulang. Tapi jangan asal format! Artikel ini akan panduan kamu agar data aman dan proses lancar.

Kapan Perlu Install Ulang?

SEBELUM Format: Backup Data! ⚠️

FORMAT = SEMUA DATA DI DRIVE C: HILANG!

Data di drive D:, E:, dll biasanya aman kalau kamu hanya format partisi C:. Tapi TETAP backup semuanya untuk jaminan keamanan!

Checklist Backup

Backup ke Mana?

Opsi 1: Windows Reset (Mudah, Tanpa USB)

Kalau Windows masih bisa boot dan masuk Settings:

  1. Settings → System → Recovery
  2. Klik "Reset this PC"
  3. Pilih:
    • Keep my files: Windows di-reset tapi file personal tetap. Apps dihapus. Recommended kalau masalahnya software
    • Remove everything: Full wipe, seperti PC baru. Recommended kalau mau jual atau malware berat
  4. Pilih Cloud download (download fresh Windows dari Microsoft) atau Local reinstall (pakai file yang sudah ada)
  5. Review → klik Reset
  6. Tunggu 30-60 menit. PC akan restart beberapa kali

Opsi 2: Clean Install dari USB (Paling Bersih) ⭐

Step 1: Buat Bootable USB

  1. Siapkan USB flash drive 8GB+ (semua data di USB akan dihapus!)
  2. Download Windows Media Creation Tool dari microsoft.com
  3. Jalankan → Accept license → pilih "Create installation media"
  4. Pilih bahasa, edition (Windows 11), architecture (64-bit)
  5. Pilih USB flash drive → pilih drive USB → tunggu download dan pembuatan selesai

Step 2: Boot dari USB

  1. Colokkan USB bootable ke PC
  2. Restart PC → tekan F12/F8/ESC untuk Boot Menu (tergantung motherboard)
  3. Pilih USB drive dari boot menu
  4. Kalau nggak bisa, masuk BIOS → ubah Boot order → USB di posisi pertama

Step 3: Proses Install

  1. Pilih bahasa dan keyboard → Install now
  2. Product key: Klik "I don't have a product key" — Windows 11 akan auto-activate kalau sebelumnya sudah activated (digital license)
  3. Pilih edition (Home/Pro) → Accept license
  4. Pilih "Custom: Install Windows only" (clean install)
  5. PENTING — Pilih partisi:
    • Pilih partisi yang dulunya C: (biasanya "Drive 0 Partition X" yang terbesar)
    • Klik Format → OK (semua data di partisi ini HILANG)
    • ⚠️ JANGAN format partisi lain (D:, E:) kalau mau datanya tetap!
    • Pilih partisi yang sudah diformat → Next
  6. Tunggu install selesai (15-30 menit tergantung kecepatan storage)
  7. PC restart → setup Windows baru (akun Microsoft, WiFi, privacy settings)

Setelah Install: Checklist Post-Install

1. Driver (Prioritas Tinggi)

  1. Windows Update: Settings → Windows Update → check and install semua. Banyak driver otomatis terinstall
  2. GPU driver: Download dari NVIDIA atau AMD. JANGAN pakai driver dari Windows Update untuk GPU — selalu download dari manufacturer
  3. Chipset driver: Download dari website motherboard manufacturer (ASUS, MSI, dll)
  4. Audio driver: Biasanya Realtek. Download dari website motherboard
  5. WiFi/Bluetooth: Kalau WiFi nggak jalan setelah install, pakai driver yang sudah di-download sebelumnya (dari USB)

2. Software Wajib

3. Settings Penting

4. Restore Data Backup

Tips Tambahan

Kesimpulan

Windows Reset (Opsi 1) sudah cukup untuk kebanyakan masalah. Clean Install dari USB (Opsi 2) adalah pilihan paling bersih tapi butuh effort lebih. Yang paling penting: BACKUP DULU sebelum format!

Nggak yakin format sendiri? Bawa ke COC Komputer — kami backup data, install ulang, install driver, dan return dalam 1-2 jam! 💻