RTX 5090 Dikabarkan Disetop Produksinya, NVIDIA Membantah, Jadi Mana yang Benar?
RTX 5090 dikabarkan disetop produksinya, tapi NVIDIA membantah dan bilang akan terus mengirimkan, ini laporan, bantahan, dan fakta di lapangan.
Pernah nggak kamu menabung lama-lama buat satu barang, lalu pas uangnya hampir cukup, tiba-tiba muncul kabar kalau barang itu mau disetop? Rasanya campur aduk. Antara takut kehabisan, takut salah beli, dan takut harga makin naik kalau kelamaan mikir.
Nah, itu yang sedang dirasakan banyak calon pembeli RTX 5090 beberapa minggu terakhir. Kabar soal VGA flagship NVIDIA ini simpang siur. Ada laporan yang bilang produksinya sudah dihentikan. Ada juga pernyataan dari NVIDIA yang bilang tidak. Dua kabar ini beredar hampir bersamaan, dan kalau kamu cuma baca judulnya saja, gampang banget salah paham.
Supaya tidak terjebak judul, artikel ini memisahkan mana yang laporan, mana yang bantahan, dan mana fakta yang bisa kamu pegang di lapangan. Tidak ada yang ditutup-tutupi, dan tidak ada yang dilebih-lebihkan. Kamu yang putuskan sendiri setelah baca sampai habis.
Apa yang Dilaporkan Soal RTX 5090?
Pada 10 Oktober 2026, Tom's Hardware melaporkan adanya pemberitahuan pabrik yang bocor. Isinya menyebut NVIDIA tidak akan lagi memproduksi RTX 5090, termasuk varian D-nya. Laporan itu juga menyebut chip GB202, chip yang dipakai RTX 5090, selanjutnya hanya akan dipakai untuk kartu profesional dan data center.
Laporan ini didukung oleh beberapa pembocor hardware terkenal. Nama-nama mereka sering muncul kalau ada kabar soal hardware yang belum resmi. Tapi, penting buat kamu ingat satu hal. Sumber aslinya tetap pemberitahuan pabrik yang tidak disebutkan namanya. Bukan pengumuman resmi NVIDIA. Bukan siaran pers. Bukan pernyataan di situs resmi NVIDIA.
Kenapa bedanya penting? Karena pemberitahuan pabrik yang bocor itu bisa saja benar, bisa juga cuma rencana internal yang berubah, bisa juga salah tafsir. Pabrik dan rantai pasok itu dunia yang rumit. Satu pemberitahuan soal alokasi chip tidak otomatis berarti satu produk berhenti selamanya. Kadang, alokasi digeser dulu, lalu digeser lagi. Kadang, satu varian berhenti, tapi varian lain jalan terus. Makanya, laporan seperti ini sebaiknya dibaca sebagai laporan, bukan vonis.
Di sisi lain, laporan ini tidak muncul dari ruang kosong. RTX 5090 memang sudah lama sulit dicari. Stoknya tipis, harganya jauh dari harga resmi, dan toko-toko besar sering kehabisan. Kalau kamu sudah lama memantau harga VGA ini, kamu pasti paham kenapa laporan soal penghentian produksi langsung ramai. Kabar itu terasa masuk akal, karena kondisi di lapangan memang sudah seperti barang langka.
Apa Kata NVIDIA?
Pada 16 Oktober 2026, di sela acara RTX Spark di Taipei, Jeff Fisher, Senior Vice President bisnis GeForce NVIDIA, menjawab kabar itu. Menurut laporan media Taiwan yang dikutip Tom's Hardware, Fisher bilang laporan soal RTX 5090 mencapai akhir masa produksi tidak benar. NVIDIA akan terus mengirimkan kartu itu.
Ia juga mengakui rantai pasok dan kapasitas produksi memang sedang terbatas. Tapi ia menegaskan RTX 5090 tetap bagian penting dari lini produk NVIDIA. Dengan kata lain, NVIDIA tidak bilang stoknya melimpah. NVIDIA bilang produknya belum disetop, dan pengiriman akan terus jalan, walau pasokannya ketat.
Di sini kamu perlu hati-hati juga. Pernyataan Fisher ini dilaporkan lewat media Taiwan, bukan lewat siaran pers resmi NVIDIA yang bisa kamu baca kata per kata di situs NVIDIA. Tom's Hardware sendiri mencatat NVIDIA tidak membalas permintaan komentar mereka waktu itu. Jadi, bantahan ini kuat, karena datang dari pejabat senior NVIDIA, tapi bentuknya tetap lewat wawancara dan laporan media, bukan dokumen resmi.
Jadi, posisinya sekarang begini. Satu sisi ada laporan bocoran yang bilang produksi berhenti. Sisi lain ada pejabat senior NVIDIA yang bilang tidak berhenti. Belum ada dokumen resmi yang menutup perdebatan ini seratus persen. Yang bisa kamu pegang adalah: secara resmi, RTX 5090 belum dinyatakan disetop. Itu fakta yang paling aman buat dipegang sampai ada pengumuman resmi yang berbeda.
Kenapa Kabar Seperti Ini Gampang Meledak?
Ada beberapa alasan, dan semuanya saling berkaitan.
Pertama, RTX 5090 itu VGA flagship. Harganya paling tinggi, performanya paling tinggi, dan namanya paling sering disebut kalau orang ngomong soal PC kelas atas. Barang seperti ini selalu jadi sorotan. Kabar kecil soal flagship bisa jadi besar dalam semalam, karena banyak orang yang peduli, banyak media yang menulis, dan banyak penjual yang ikut mengambil untung dari situasi.
Kedua, kondisi pasar sedang tidak normal. Krisis memori dan komponen sedang melanda industri. Harga RAM naik, harga penyimpanan naik, dan komponen yang dipakai buat server AI juga berebut pasokan yang sama. Di tengah kondisi seperti ini, wajar kalau orang berpikir chip yang langka akan dialihkan ke produk profesional yang harganya jauh lebih mahal. Logikanya masuk akal, walau belum tentu itu yang terjadi buat RTX 5090.
Ketiga, harga di lapangan sudah jauh dari harga resmi. Harga resmi RTX 5090 adalah 1.999 dolar AS. Di pertengahan Oktober 2026, kartu ini tidak lagi terdaftar di toko resmi NVIDIA di AS, dan beberapa toko besar juga tidak punya stok. Di pasar pihak ketiga, harganya dilaporkan sudah mencapai 7.000 sampai 8.500 dolar AS. Itu lebih dari tiga sampai empat kali harga resmi. Kalau kamu cuma lihat harga pasar, kamu bisa saja menyimpulkan barangnya sudah tidak diproduksi lagi. Padahal, harga pasar yang tinggi itu bisa juga cuma tanda stoknya tipis, bukan tanda produksinya berhenti.
Keempat, ada kebingungan soal istilah. Berhenti produksi, stok habis, tidak terdaftar di toko, dan tidak dikirim lagi itu empat hal yang beda. Barang bisa tidak terdaftar di satu toko, tapi masih dikirim ke toko lain. Barang bisa stoknya habis di satu wilayah, tapi masih ada di wilayah lain. Barang bisa produksinya melambat, tapi belum berhenti. Sayangnya, di media sosial, empat hal ini sering dicampur jadi satu judul yang dramatis. Makanya, kamu perlu baca isinya, bukan cuma judulnya.
Dampaknya Buat Kamu yang Mau Beli
Kalau kamu sedang menabung buat RTX 5090, kabar ini punya dampak nyata, walau belum tentu sesuai judulnya.
Dampak pertama ada di harga. Selama kabar penghentian beredar, penjual pihak ketiga punya alasan buat menaikkan harga. Alasannya sederhana: barang langka, dan katanya mau disetop. Padahal, kalau bantahan NVIDIA benar, barang itu masih akan dikirim, walau pelan. Tapi harga pasar tidak menunggu kepastian. Harga pasar bergerak mengikuti rasa takut kehabisan.
Dampak kedua ada di keputusan. Banyak orang jadi terburu-buru beli karena takut kehabisan, lalu beli di harga yang tidak masuk akal, dari penjual yang tidak jelas. Ini kesalahan yang paling sering terjadi di masa kelangkaan. Panik itu musuh utama dompet. Begitu panik, kamu jadi gampang mengabaikan garansi, asal penjual, dan kondisi barang.
Dampak ketiga ada di alternatif. Kalau kamu terlalu fokus ke RTX 5090, kamu bisa lupa kalau ada VGA lain yang jauh lebih mudah didapat dan sudah cukup buat kebutuhanmu. Ini bukan soal meremehkan RTX 5090. Ini soal jujur ke diri sendiri: buat apa sebenarnya VGA itu kamu beli? Main game di 1440p? Main di 4K dengan setting tinggi? Kerja rendering? Atau cuma karena namanya flagship?
Dampak keempat ada di waktu tunggu. Seri RTX 60 sendiri dilaporkan baru diperkirakan akhir 2027 atau 2028. Itu masih jauh. Kalau kamu menunggu seri baru cuma karena kabar RTX 5090 disetop, kamu bisa menunggu lama tanpa kepastian. Di sisi lain, kalau kamu buru-buru beli RTX 5090 di harga pasar yang sedang tinggi, kamu juga bisa menyesal kalau stok resmi kembali dan harganya turun. Dua-duanya berisiko. Makanya, keputusan terbaik biasanya datang dari kebutuhanmu, bukan dari kabar yang sedang ramai.
Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pembeli
Kesalahan pertama adalah menganggap harga pasar sebagai harga resmi. Harga 7.000 sampai 8.500 dolar AS yang dilaporkan itu harga pasar pihak ketiga, bukan harga resmi NVIDIA. Harga resmi tetap 1.999 dolar AS. Kalau kamu menemukan harga jauh di atas itu, jangan langsung menganggap itu harga normal yang baru. Itu harga kelangkaan.
Kesalahan kedua adalah membeli tanpa cek garansi. Di masa langka, banyak penjual yang menawarkan barang dengan garansi tidak jelas, garansi toko yang singkat, atau garansi yang tidak bisa diklaim di Indonesia. VGA semahal ini, garansi itu bukan pelengkap. Garansi itu bagian dari harga. Kalau garansinya tidak jelas, harganya jadi tidak masuk akal, walau barangnya asli.
Kesalahan ketiga adalah membeli cuma karena takut kehabisan, padahal PC yang dipakai sekarang masih cukup. Coba cek dulu: game apa yang paling sering kamu mainkan? Di resolusi berapa? Dengan setting seperti apa? Kalau game-game itu sudah jalan lancar di VGA-mu sekarang, RTX 5090 itu keinginan, bukan kebutuhan mendesak. Tidak ada yang salah dengan keinginan, tapi keinginan sebaiknya dibeli dengan kepala dingin, bukan dengan panik.
Kesalahan keempat adalah mengabaikan kebutuhan lain. VGA flagship butuh daya yang besar, pendinginan yang bagus, dan casing yang lega. Kalau power supply-mu pas-pasan atau airflow casing-mu jelek, VGA baru tidak akan bekerja seperti yang kamu harapkan. Kadang, yang bikin performa tidak maksimal itu bukan VGA-nya, tapi komponen lain yang tidak siap.
Kesalahan kelima adalah percaya semua tangkapan layar harga dan stok yang beredar di media sosial. Tangkapan layar bisa dari wilayah lain, dari waktu lain, atau dari toko yang memang tidak pernah menjual barang itu. Selalu cek ke toko resmi atau retailer besar yang kamu kenal, dan cek tanggalnya. Kabar lama yang diunggah ulang sering terlihat seperti kabar baru.
Tips Praktis Sebelum Kamu Putuskan Beli atau Tunggu
Pertama, pantau toko resmi NVIDIA dan retailer besar yang kamu percaya, bukan cuma marketplace pihak ketiga. Kalau stok resmi kembali, biasanya toko resmi yang paling dulu terlihat perubahannya. Buat daftar toko yang mau kamu pantau, dan cek secara berkala, bukan tiap jam. Mengecek tiap jam cuma bikin kamu makin panik.
Kedua, tentukan batas harga dari awal. Misalnya, kamu putuskan hanya mau beli kalau harganya mendekati harga resmi, atau maksimal sekian di atas harga resmi. Tulis batas itu, dan pegang. Kalau harga pasar sudah lewat batasmu, tunggu. Batas yang ditulis sebelum panik itu jauh lebih bisa dipegang daripada batas yang diputuskan saat panik.
Ketiga, kalau kebutuhanmu cuma main game di 1440p atau 4K dengan setting tinggi, pertimbangkan RTX 5080 atau seri di bawahnya. Seri-seri itu sering sudah cukup, jauh lebih mudah didapat, dan selisih harganya bisa dipakai buat upgrade lain, misalnya RAM atau penyimpanan. Jangan remehkan upgrade RAM dan penyimpanan, apalagi di masa harga komponen naik seperti sekarang. Kadang, PC yang terasa lemot itu bukan karena VGA-nya, tapi karena RAM atau penyimpanan yang sudah mentok.
Keempat, cek kesiapan PC-mu. Pastikan power supply-mu cukup, casing-mu cukup lega, dan pendinginanmu cukup bagus. Kalau ada yang belum siap, hitung juga biaya upgrade itu ke dalam budget. Jangan sampai uangmu habis buat VGA, lalu tidak ada sisa buat komponen pendukung yang justru dibutuhkan supaya VGA itu jalan dengan benar.
Kelima, simpan semua bukti pembelian dan nomor seri. Foto kotaknya, simpan invoice-nya, dan catat tanggal belinya. Buat barang semahal ini, bukti pembelian itu penting buat klaim garansi dan buat jual kembali kalau suatu saat kamu mau upgrade lagi.
Tanya-Jawab yang Sering Ditanyakan
Apakah RTX 5090 sudah resmi disetop? Sampai kabar terakhir yang bisa dipegang, belum. NVIDIA lewat Jeff Fisher bilang laporan soal akhir masa produksi tidak benar, dan NVIDIA akan terus mengirimkan. Tapi, perlu diingat, pernyataan itu disampaikan lewat wawancara dan laporan media, bukan lewat siaran pers resmi yang merinci angka pengiriman atau jadwal restock.
Kenapa RTX 5090 tidak ada di toko resmi NVIDIA di AS waktu itu? Hilangnya satu produk dari satu toko di satu wilayah tidak otomatis berarti produksinya berhenti. Bisa karena stok habis, bisa karena alokasi digeser, bisa karena halaman tokonya sedang diperbarui. Tanpa penjelasan resmi dari NVIDIA soal toko itu, kamu tidak bisa menyimpulkan lebih jauh dari itu.
Apakah harga 7.000 sampai 8.500 dolar AS itu harga resmi yang baru? Bukan. Itu harga pasar pihak ketiga yang dilaporkan di tengah kelangkaan. Harga resmi yang diumumkan tetap 1.999 dolar AS. Harga pasar bisa naik turun mengikuti stok dan rasa takut kehabisan, dan tidak bisa dipakai sebagai patokan harga resmi.
Apakah sebaiknya beli sekarang atau tunggu? Tidak ada jawaban yang benar buat semua orang. Kalau kebutuhanmu mendesak dan budgetmu cukup, beli dari penjual resmi dengan garansi jelas adalah jalan yang paling aman. Kalau kebutuhanmu tidak mendesak dan hargamu sudah lewat batas yang kamu tentukan, menunggu itu lebih masuk akal. Yang paling penting, jangan beli karena panik, dan jangan menunggu tanpa batas waktu yang jelas buat dirimu sendiri.
Apakah RTX 5080 bisa jadi pengganti? Buat banyak kebutuhan main game, iya, sering sudah cukup. RTX 5080 memang bukan RTX 5090, tapi selisih performa itu harus dibandingkan dengan selisih harga dan kemudahan mendapatkannya. Kalau selisih harganya sangat besar dan barangnya jauh lebih mudah didapat, RTX 5080 bisa jadi pilihan yang lebih waras, apalagi kalau kamu main di 1440p.
Kapan seri RTX 60 rilis? Laporan yang beredar memperkirakan akhir 2027 atau 2028. Itu masih perkiraan, bukan pengumuman resmi. Jangan jadikan perkiraan itu sebagai rencana pasti, apalagi kalau kebutuhanmu sudah mendesak sekarang.
Yang Perlu Kamu Ingat dari Kabar Ini
Kabar soal RTX 5090 ini pelajaran yang bagus soal cara membaca berita hardware. Judul yang dramatis itu gampang menyebar, tapi isinya sering lebih rumit. Laporan bocoran dan bantahan resmi bisa sama-sama benar di sisinya masing-masing, dan kebenaran penuhnya baru terlihat kalau ada pengumuman resmi yang jelas atau stok di lapangan yang benar-benar kembali normal.
Buat kamu yang sedang menabung, pegang tiga hal ini. Pertama, secara resmi RTX 5090 belum dinyatakan disetop. Kedua, secara praktis kartu ini tetap langka dan mahal di pasar, dan tidak ada tanggal restock yang dijanjikan. Ketiga, keputusan beli atau tunggu sebaiknya datang dari kebutuhan dan batas hargamu sendiri, bukan dari rasa takut kehabisan yang dibuat oleh kabar yang sedang ramai.
Kalau kamu sabar, pantau toko resmi, dan pegang batas hargamu, kamu tidak akan salah langkah, apapun hasil akhir dari kabar ini. Dan kalau stok resmi kembali dengan harga yang masuk akal, kamu akan bersyukur tidak terburu-buru beli di harga pasar yang sedang tinggi-tingginya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)