Panduan Lengkap Rakit PC Gaming 2026: Dari Nol Sampai Nyala
Merakit PC gaming di tahun 2026 bukan hanya soal membeli komponen paling mahal, tetapi memilih kombinasi hardware yang tepat sesuai kebutuhan dan anggaran. Panduan ini membahas langkah demi langkah mulai dari menentukan budget, memilih prosesor, kartu grafis, RAM DDR5, SSD NVMe, motherboard, power supply, hingga casing dan sistem pendingin. Anda juga akan menemukan rekomendasi build berdasarkan budget, tips menghindari kesalahan umum, serta panduan perawatan agar PC tetap optimal dalam jangka panjang.
Tapi di balik kemudahan itu, ada satu jebakan klasik yang terus memakan korban: salah pilih komponen. Bukan karena komponennya jelek, tapi karena tidak cocok satu sama lain — atau lebih parah, budget habis di satu komponen sementara yang lain diabaikan.
Panduan ini ditulis untuk menyelesaikan masalah itu. Kami akan membimbing Anda dari nol — dari menentukan budget, memilih setiap komponen, hingga PC menyala dan siap digunakan. Tidak ada jargon yang dibiarkan tanpa penjelasan, dan setiap rekomendasi didasarkan pada pengalaman nyata, bukan sekadar daftar harga.
1. Kenapa Rakit PC Sendiri di 2026?
Ada tiga alasan utama kenapa merakit PC masih relevan — bahkan lebih relevan — di tahun 2026:
Pertama, nilai ekonomis. PC rakitan hampir selalu memberikan performa yang lebih tinggi per rupiah dibandingkan PC pre-built atau laptop di kelas harga yang sama. Selisihnya bisa mencapai 20–40% dalam hal performa gaming.
Kedua, fleksibilitas upgrade. Ketika Anda membeli laptop, komponen yang bisa di-upgrade biasanya terbatas pada RAM dan SSD. PC rakitan? Anda bisa mengganti semuanya — dari GPU, CPU, hingga motherboard — tanpa harus membeli unit baru. Ini alasan yang sama yang kami bahas secara mendalam di artikel Laptop atau PC Desktop? Jawaban Jujur yang Tidak Ingin Didengar.
Ketiga, kepuasan personal. Ada kebanggaan tersendiri saat PC yang Anda rakit dengan tangan sendiri berhasil POST untuk pertama kalinya. Itu momen yang tidak bisa dibeli.
Jika Anda masih ragu apakah PC desktop adalah pilihan yang tepat, kami sudah pernah membandingkan secara detail di artikel Laptop vs PC Desktop 2025: Mana yang Lebih Worth It? — dan hasilnya mungkin mengejutkan Anda.
2. Menentukan Budget dan Tujuan

Sebelum membuka satu pun halaman toko online, tentukan dulu tujuan utama PC Anda:
| Tujuan | Budget Minimum (2026) | Resolusi Target |
|---|---|---|
| Gaming 1080p 60 FPS | Rp 7–10 juta | Full HD |
| Gaming 1080p 144 FPS | Rp 10–15 juta | Full HD High Refresh |
| Gaming 1440p 144 FPS | Rp 15–22 juta | QHD |
| Gaming 4K + Content Creation | Rp 22–35 juta | UHD |
| Workstation AI / Deep Learning | Rp 25–50 juta+ | Beragam |
Aturan Alokasi Budget yang Kami Rekomendasikan
Ini bukan rumus baku, tapi panduan yang sudah kami uji di ratusan build:
- GPU: 30–40% dari total budget
- CPU: 15–20%
- Motherboard: 10–12%
- RAM: 8–10%
- SSD: 7–10%
- PSU: 8–10%
- Casing + Pendingin: 7–10%
- Periferal: Sisanya
Perhatikan bahwa GPU mendapat porsi terbesar. Ini bukan kebetulan — dalam gaming, kartu grafis adalah komponen yang paling menentukan framerate. CPU yang terlalu kuat tanpa GPU yang sepadan hanya akan membuat bottleneck.
Bagi yang tertarik membangun PC khusus untuk keperluan AI, kami sudah menyiapkan panduan terpisah di Membangun PC Khusus AI di 2026 yang membahas kebutuhan VRAM, bandwidth memori, dan pemilihan GPU untuk inferensi lokal.
3. Prosesor (CPU): Otak dari Segalanya
Di tahun 2026, persaingan AMD vs Intel mencapai titik paling sengit dalam satu dekade terakhir.
AMD Ryzen 9000 Series (Zen 5)
- Ryzen 5 9600X — Pilihan sweet spot untuk gaming. 6 core/12 thread sudah cukup untuk hampir semua game modern.
- Ryzen 7 9700X — Untuk Anda yang juga melakukan streaming atau editing video.
- Ryzen 9 9900X / 9950X — Overkill untuk gaming murni, tapi monster untuk workstation.
Intel Core Ultra 200 Series (Arrow Lake-S)
- Core Ultra 5 245K — Kompetitor langsung Ryzen 5, dengan integrated GPU yang akhirnya berguna.
- Core Ultra 7 265K — Performa single-thread masih menjadi keunggulan Intel.
- Core Ultra 9 285K — Senjata berat untuk multitasking ekstrem.
Rekomendasi kami: Untuk pure gaming di budget Rp 3–4 juta, Ryzen 5 9600X masih menjadi raja value-for-money. Jika budget lebih longgar atau Anda juga melakukan content creation, Ryzen 7 9700X menawarkan keseimbangan ideal.
Jangan lupa cek apakah prosesor pilihan Anda kompatibel dengan motherboard yang diincar. Ini kesalahan paling umum yang kami temui — dan sudah kami bahas solusinya di panduan Cara Cek Spesifikasi PC dan Laptop Lengkap.
4. Kartu Grafis (GPU): Raja Performa Gaming
Tidak ada komponen yang memberikan dampak sebesar GPU terhadap pengalaman gaming Anda. Pilih dengan bijak.
NVIDIA GeForce RTX 50 Series
- RTX 5060 — Entry-level yang solid untuk 1080p gaming
- RTX 5070 — Sweet spot untuk 1440p gaming, dilengkapi DLSS 4 dan Frame Generation
- RTX 5080 — Untuk 4K gaming tanpa kompromi
- RTX 5090 — Flagship, lebih cocok untuk content creator dan AI enthusiast
AMD Radeon RX 9000 Series
- RX 9070 XT — Pesaing RTX 5070 dengan harga lebih agresif
- RX 9080 XT — Alternatif RTX 5080 dengan performa ray tracing yang akhirnya kompetitif
Berapa VRAM yang Anda Butuhkan?
| Resolusi | VRAM Minimum | VRAM Ideal |
|---|---|---|
| 1080p | 8 GB | 12 GB |
| 1440p | 12 GB | 16 GB |
| 4K | 16 GB | 24 GB |
Rekomendasi kami: RTX 5070 adalah GPU paling balanced di 2026 untuk mayoritas gamer. Dengan 12 GB VRAM dan dukungan DLSS 4, kartu ini mampu menangani 1440p gaming dengan frame rate tinggi di hampir semua judul AAA.
5. RAM DDR5: Berapa Banyak yang Anda Butuhkan?
DDR5 sudah sepenuhnya mainstream di 2026. Harganya turun drastis dibandingkan dua tahun lalu, jadi tidak ada alasan lagi untuk bertahan di DDR4.
Kapasitas yang Direkomendasikan
- 16 GB (2x8 GB) — Minimum absolut untuk gaming di 2026. Beberapa game AAA terbaru sudah menyentuh batas ini.
- 32 GB (2x16 GB) — Sweet spot yang kami rekomendasikan. Cukup untuk gaming, streaming, dan multitasking berat.
- 64 GB (2x32 GB) — Khusus untuk content creator, video editor, atau yang menjalankan virtual machine.
Kecepatan RAM: Apakah Penting?
Singkatnya, ya — tapi dengan catatan. Untuk platform AMD Ryzen, sweet spot ada di DDR5-6000 dengan CL30. Lebih cepat dari itu memberikan diminishing returns yang tidak sebanding dengan kenaikan harga.
Kami sudah membahas ini secara mendetail di RAM DDR5 Terbaik Maret 2026: Panduan Jujur untuk Gamer dan Kreator — termasuk benchmark real-world dan rekomendasi merk terbaik.
Selalu gunakan konfigurasi dual-channel (dua keping RAM). Satu keping 32 GB akan selalu lebih lambat dibandingkan dua keping 16 GB.
6. Penyimpanan: SSD NVMe vs SATA vs HDD
Di 2026, SSD NVMe Gen4 adalah standar minimum. Gen5 sudah tersedia tapi premiumnya belum worth it untuk kebanyakan pengguna.
Rekomendasi Konfigurasi Penyimpanan
| Tier Budget | Konfigurasi |
|---|---|
| Budget ketat | 1 TB NVMe Gen4 (OS + Game) |
| Mid-range | 1 TB NVMe Gen4 (OS) + 2 TB NVMe Gen4 (Game/Data) |
| High-end | 2 TB NVMe Gen5 (OS + Game) + 4 TB NVMe Gen4 (Storage) |
Bagaimana dengan HDD?
HDD masih punya tempat — untuk penyimpanan arsip, backup, atau koleksi media besar. Tapi jangan pernah gunakan HDD sebagai drive utama di 2026. Perbedaan kecepatan loading dengan SSD terlalu signifikan untuk diabaikan.
Untuk perbandingan teknis yang lebih mendalam dan strategi penyimpanan data jangka panjang, baca artikel kami tentang NAS Rumahan Terbaik 2026.
7. Motherboard: Fondasi yang Sering Diabaikan
Motherboard tidak langsung mempengaruhi performa, tapi menentukan fitur, kemampuan upgrade, dan stabilitas jangka panjang dari PC Anda.
Platform AMD (Socket AM5)
| Chipset | Untuk Siapa | Fitur Utama |
|---|---|---|
| A620 | Budget build | PCIe 4.0, tanpa overclock |
| B650 | Mainstream | PCIe 5.0 (1 slot), overclock support |
| X670E | Enthusiast | Full PCIe 5.0, USB4, dual M.2 Gen5 |
Platform Intel (Socket LGA 1851)
| Chipset | Untuk Siapa | Fitur Utama |
|---|---|---|
| B860 | Mainstream | PCIe 5.0, WiFi 7 pada beberapa model |
| Z890 | Enthusiast | Overclock penuh, Thunderbolt 5 |
Rekomendasi kami: Untuk budget mid-range, B650 adalah pilihan terbaik di platform AMD. Kami sudah membandingkan opsi-opsi terbaik di Motherboard B650 vs X670 Terbaik 2026, lengkap dengan analisis fitur mana yang benar-benar Anda butuhkan versus fitur "mubazir" yang hanya menguras kantong.
Bagi Anda yang benar-benar baru dalam dunia motherboard, panduan dasar kami Motherboard 101: Panduan Memilih yang Tepat akan membantu Anda memahami terminologi dan spesifikasi yang penting.
8. Power Supply (PSU): Jangan Pernah Pelit di Sini
Ini adalah komponen yang paling sering dikorbankan demi menghemat budget — dan itu kesalahan fatal. PSU murahan bisa merusak semua komponen lain saat gagal. Bahkan bisa menyebabkan kebakaran.
Berapa Watt yang Anda Butuhkan?
| Konfigurasi | Watt Minimum | Watt Ideal |
|---|---|---|
| Ryzen 5 + RTX 5060 | 550W | 650W |
| Ryzen 7 + RTX 5070 | 650W | 750W |
| Ryzen 9 + RTX 5080 | 750W | 850W |
| Core Ultra 9 + RTX 5090 | 850W | 1000W |
Sertifikasi Efisiensi: 80+ Bronze, Gold, atau Platinum?
- 80+ Bronze — Minimum yang bisa diterima. Cocok untuk budget build.
- 80+ Gold — Sweet spot. Efisiensi lebih baik = tagihan listrik lebih rendah.
- 80+ Platinum/Titanium — Untuk mereka yang PC-nya menyala 24/7 atau sangat peduli efisiensi.
Merk terpercaya: Corsair, Seasonic, be quiet!, MSI MPG, NZXT. Hindari merk "no-name" yang menjanjikan 750W di harga Rp 200.000 — itu resep bencana.
Soal penghematan listrik, kami punya tips praktis di Tips Hemat Listrik PC Gaming: Kurangi Tagihan Tanpa Kurangi FPS yang bisa menghemat ratusan ribu per bulan.
9. Casing dan Pendinginan: Estetika Bertemu Fungsi
Memilih Casing yang Tepat
Casing bukan hanya soal tampilan. Pertimbangkan faktor-faktor ini:
- Airflow — Casing dengan panel mesh di depan memberikan sirkulasi udara jauh lebih baik dibanding panel kaca solid.
- Ukuran — ATX Mid Tower adalah pilihan paling aman. Cukup besar untuk komponen standar, tidak terlalu besar untuk meja.
- Dukungan radiator — Jika berencana pakai AIO liquid cooler, pastikan casing mendukung radiator 240mm atau 360mm.
- Cable management — Casing dengan ruang belakang yang lega membuat pemasangan kabel jauh lebih rapi.
Pendinginan CPU
| Jenis | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Air Cooler Tower | Murah, tahan lama, minim perawatan | Besar, berat |
| AIO Liquid 240mm | Performa baik, estetis | Lebih mahal, risiko kebocoran (kecil) |
| AIO Liquid 360mm | Performa terbaik | Mahal, butuh casing besar |
| Custom Loop | Ultimate cooling | Sangat mahal, perawatan tinggi |
Jangan abaikan thermal paste. Compound termal berkualitas bisa menurunkan suhu CPU 5–10°C dibandingkan pasta bawaan. Untuk yang ingin lebih ekstrem, kami pernah membahas penggunaan Liquid Metal 2026: Cara Nurunin Suhu Hingga 20 Derajat — prinsip dan produk yang direkomendasikan berlaku juga untuk PC desktop.
10. Monitor: Percuma Build Mahal Kalau Layar Murahan
Ini kesalahan klasik: menghabiskan Rp 20 juta untuk PC, tapi menggunakan monitor Rp 1 juta dengan panel TN dan resolusi 1080p. Monitor adalah jendela ke seluruh investasi PC Anda. Perlakukan dengan serius.
Rekomendasi Monitor per Tier
| Tier | Spesifikasi Ideal | Budget |
|---|---|---|
| Entry | 27" 1080p IPS 144Hz | Rp 1,5–2,5 juta |
| Mid | 27" 1440p IPS 165Hz | Rp 3–5 juta |
| High | 27–32" 4K IPS/VA 144Hz | Rp 5–8 juta |
| Premium | 27–32" QD-OLED 240Hz | Rp 8–15 juta |
Panel OLED sudah terjangkau? Ya! Di 2026, monitor OLED gaming mulai masuk ke range harga yang masuk akal. Tapi masih ada kekhawatiran tentang burn-in — kami sudah membedah topik ini secara mendalam di Monitor OLED 2026: Apakah Benar-Benar Aman dari Burn-In?.
Jika Anda seorang pekerja yang juga butuh layar tambahan untuk produktivitas, pertimbangkan opsi monitor portable. Kami sudah mengulas beberapa pilihan terbaik di 7 Monitor Portable Terbaik 2026.
11. Periferal: Mouse, Keyboard, dan Mousepad
Mouse Gaming
Di 2026, mouse gaming sudah mencapai tingkat performa yang luar biasa — sensor 36K DPI, polling rate 4000Hz, dan berat di bawah 50 gram.
Pertanyaan besarnya: wireless atau kabel? Jawabannya di 2026 sudah jelas — wireless. Teknologi wireless gaming sudah menghilangkan gap latency yang dulu menjadi alasan utama memilih kabel. Kami sudah membuktikan ini lewat testing langsung di Mouse Gaming Wireless vs Kabel 2026.
Untuk rekomendasi produk, baca Mouse Gaming Terbaik Maret 2026 atau jika Anda ingin yang paling ringan, Mouse Gaming Ultra-Ringan 4000Hz di 2026.
Bagi yang tertarik membandingkan dua flagship, kami juga punya head-to-head di Logitech G Pro X Superlight 3 vs Razer Viper V4 Pro.
Mousepad
Jangan remehkan mousepad. Permukaan yang tepat bisa meningkatkan akurasi dan konsistensi aim Anda secara signifikan. Perbedaan speed pad vs control pad sudah kami bahas di Mousepad Deskmat Speed vs Control 2026.
Keyboard
Untuk 2026, keyboard mechanical dengan switch linear (seperti Gateron atau Cherry MX Red) tetap menjadi favorit gamer. Budget Rp 500.000–1.500.000 sudah bisa mendapatkan keyboard yang sangat solid.
12. Sistem Operasi dan Software
Windows 11 atau Linux?
Untuk gaming, Windows 11 masih menjadi pilihan utama karena kompatibilitas game dan dukungan driver GPU yang lebih baik. Tapi Linux sudah membuat kemajuan luar biasa — terutama berkat SteamOS dan Proton.
Jika Anda penasaran, kami punya panduan lengkap di Linux di PC 2026: SteamOS, Ubuntu, Kenapa Makin Populer dan perbandingan mendalam di Linux vs Windows untuk Pemula.
Software Wajib Setelah Install
- GPU Driver — Download langsung dari NVIDIA/AMD, bukan dari CD bawaan
- HWiNFO64 — Monitoring suhu dan performa
- CrystalDiskMark — Testing kecepatan SSD
- MSI Afterburner — Overclocking GPU dan overlay FPS
- 7-Zip — Kompresi file
- Browser — Chrome, Firefox, atau Brave
Langkah-langkah awal pengecekan setelah PC menyala bisa Anda ikuti di panduan Cara Cek Spesifikasi PC dan Laptop Lengkap untuk memastikan semua komponen terdeteksi dengan benar.
13. Tips Cable Management dan Perawatan
Cable Management 101
- Gunakan casing dengan ruang belakang — Ini membuat 80% pekerjaan cable management jadi mudah.
- Kabel tie dan velcro strap — Investasi Rp 20.000 yang mengubah tampilan PC Anda secara dramatis.
- Rute kabel dari belakang — Semua kabel power dan data sebaiknya disalurkan dari belakang motherboard tray.
- Sembunyikan kabel berlebih — Gulung dan ikat kabel yang tidak terpakai di belakang PSU shroud.
Jadwal Perawatan Rutin
- Setiap 3 bulan: Bersihkan debu dengan compressed air
- Setiap 6 bulan: Cek suhu idle dan load, bandingkan dengan baseline
- Setiap 1–2 tahun: Ganti thermal paste CPU
- Setiap 2–3 tahun: Evaluasi upgrade komponen
Jika PC Anda mulai terasa lambat setelah beberapa bulan penggunaan, sebelum berpikir upgrade hardware, coba dulu solusi software yang kami rangkum di Cara Mengatasi PC Lemot: 15 Solusi Tanpa Install Ulang.
Untuk membersihkan sampah sistem yang menumpuk, ikuti panduan Membersihkan Memori C: Penuh di Windows 11 Tanpa Aplikasi Tambahan.
14. Contoh Build Rakitan per Budget
🟢 Build Budget (Rp 8–10 Juta)
Cocok untuk: Gaming 1080p 60–100+ FPS di game AAA, esports 144 FPS.
| Komponen | Produk | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| CPU | AMD Ryzen 5 9600X | Rp 2.800.000 |
| GPU | NVIDIA RTX 5060 8GB | Rp 3.500.000 |
| Motherboard | MSI B650M Gaming WiFi | Rp 1.500.000 |
| RAM | 16 GB DDR5-6000 (2x8GB) | Rp 600.000 |
| SSD | 1 TB NVMe Gen4 | Rp 700.000 |
| PSU | 650W 80+ Bronze | Rp 500.000 |
| Casing | Mid Tower Mesh | Rp 400.000 |
| Total Estimasi | Rp 10.000.000 | |
🟡 Build Mid-Range (Rp 15–18 Juta)
Cocok untuk: Gaming 1440p 100–144+ FPS, streaming, editing video ringan.
| Komponen | Produk | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| CPU | AMD Ryzen 7 9700X | Rp 4.000.000 |
| GPU | NVIDIA RTX 5070 12GB | Rp 6.500.000 |
| Motherboard | ASUS TUF B650-Plus WiFi | Rp 2.200.000 |
| RAM | 32 GB DDR5-6000 (2x16GB) | Rp 1.100.000 |
| SSD | 2 TB NVMe Gen4 | Rp 1.200.000 |
| PSU | 750W 80+ Gold Modular | Rp 900.000 |
| Casing + AIO | Mid Tower Premium + AIO 240mm | Rp 1.600.000 |
| Total Estimasi | Rp 17.500.000 | |
🔴 Build High-End (Rp 25–30 Juta)
Cocok untuk: Gaming 4K 60–100+ FPS, content creation profesional, AI workload.
| Komponen | Produk | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| CPU | AMD Ryzen 9 9900X | Rp 5.500.000 |
| GPU | NVIDIA RTX 5080 16GB | Rp 11.000.000 |
| Motherboard | MSI MEG X670E ACE WiFi | Rp 4.000.000 |
| RAM | 32 GB DDR5-6400 CL28 (2x16GB) | Rp 1.800.000 |
| SSD | 2 TB NVMe Gen5 + 2 TB Gen4 | Rp 3.000.000 |
| PSU | 850W 80+ Gold Modular | Rp 1.300.000 |
| Casing + AIO | Full Tower Premium + AIO 360mm | Rp 2.400.000 |
| Total Estimasi | Rp 29.000.000 | |
15. FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah lebih baik rakit PC sendiri atau beli pre-built?
Rakit sendiri hampir selalu lebih hemat dan memberikan fleksibilitas lebih besar. Namun, jika Anda benar-benar tidak punya waktu atau keberanian untuk merakit, beberapa brand pre-built menawarkan konfigurasi yang reasonable. Yang penting, hindari PC pre-built yang menggunakan PSU dan motherboard tidak dikenal.
Berapa lama PC rakitan bisa bertahan?
Dengan perawatan yang baik, PC rakitan bisa bertahan 5–7 tahun. Bahkan lebih lama jika Anda melakukan upgrade komponen secara bertahap — misalnya mengganti GPU setiap 3–4 tahun.
Apakah saya perlu cooler aftermarket untuk CPU?
Untuk Ryzen 5 9600X dengan penggunaan standar, cooler bawaan (jika tersedia) cukup memadai. Tapi untuk prosesor yang lebih kuat atau jika Anda berencana overclock, cooler aftermarket sangat disarankan.
SSD NVMe Gen4 atau Gen5, mana yang lebih baik?
Untuk gaming dan penggunaan umum, Gen4 sudah lebih dari cukup. Gen5 memberikan kecepatan sequential read/write yang jauh lebih tinggi, tapi perbedaannya dalam loading game dan aplikasi sehari-hari hampir tidak terasa. Simpan budget Anda untuk komponen yang benar-benar berdampak.
Bisakah saya merakit PC tanpa pengalaman sama sekali?
Tentu bisa! Komponen PC modern sudah dirancang agar pemasangannya intuitif — kebanyakan konektor hanya bisa dimasukkan dengan satu cara (fool-proof design). Yang terpenting, luangkan waktu untuk membaca manual motherboard dan jangan terburu-buru. Jika merasa kurang yakin, Anda juga bisa membeli komponen dan meminta toko untuk merakitnya — misalnya di COC Komputer di Mangga Dua yang menerima jasa rakit.
Apakah perlu membeli Windows original?
Kami sangat menyarankan menggunakan lisensi Windows resmi. Selain alasan legalitas, Windows yang tidak teraktivasi memiliki beberapa keterbatasan fitur yang bisa mengganggu pengalaman. Windows 11 Home sudah cukup untuk kebanyakan pengguna gaming.
16. Kesimpulan
Merakit PC gaming di 2026 adalah keputusan yang cerdas secara finansial dan memuaskan secara personal. Dengan panduan ini, Anda seharusnya sudah memiliki gambaran jelas tentang:
- Budget yang realistis untuk setiap tingkat performa
- Komponen mana yang layak mendapat prioritas budget
- Kompatibilitas antar komponen yang harus diperhatikan
- Tips perawatan agar PC tetap optimal dalam jangka panjang
- Contoh build yang bisa langsung diikuti
Satu pesan terakhir: Jangan terjebak dalam analysis paralysis — kondisi di mana Anda terlalu lama meneliti hingga tidak pernah benar-benar membeli. Teknologi selalu bergerak maju, dan akan selalu ada komponen baru yang "lebih baik" di bulan depan. Tetapkan budget, pilih komponen terbaik di range tersebut, dan mulai merakit.
PC impian Anda tidak akan merakit dirinya sendiri.
🛠️ Siap Merakit PC Pertama Anda?
Kunjungi COC Komputer di Mangga Dua Mall Lantai 3 No. 34 untuk konsultasi gratis dan harga komponen terbaik. Kami juga tersedia di Tokopedia, Shopee, dan Blibli untuk pembelian online.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)