Ubisoft Tidak Sedang Kerjakan Remake Assassin's Creed Baru, Ini Alasannya

Ubisoft mengonfirmasi lewat Fall 2026 Update bahwa tidak ada remake Assassin's Creed lain yang sedang aktif dikembangkan setelah Black Flag Resynced, dan tim fokus ke game baru.

03 Nov 2026 - 09:58
Updated: 3 hours ago
0 1
Seni resmi Assassin's Creed Black Flag dengan panah merah
Seni resmi Assassin's Creed Black Flag dengan panah merah

Pernah nggak kamu berharap Ubisoft mengumumkan remake Assassin's Creed favoritmu, lalu yang datang justru kabar sebaliknya? Kalau iya, kamu tidak sendirian. Banyak fans yang sudah lama menanti kabar soal remake Assassin's Creed berikutnya, apalagi setelah Black Flag Resynced rilis dan ramai dibicarakan. Sayangnya, kabar terbaru dari Ubisoft justru memadamkan harapan itu, setidaknya untuk saat ini.

Ubisoft menyampaikan kabar ini lewat Fall 2026 Update pada 29 Oktober 2026. Di sana, Head of Content Jean Guesdon bilang dengan cukup jelas: saat ini tidak ada remake Assassin's Creed lain yang sedang aktif dikembangkan. Kalimat itu singkat, tapi dampaknya besar. Buat fans yang sudah menyiapkan daftar game lama yang ingin dibuat ulang, kabar ini terasa seperti rem mendadak.

Tapi jangan buru-buru marah dulu. Pernyataan itu bukan berarti Ubisoft membenci remake atau menutup semua pintu selamanya. Di update yang sama, Ubisoft bilang mereka masih terbuka untuk menjelajahi remake di masa depan. Yang tidak ada sekarang adalah proyek remake yang sedang aktif dikerjakan. Bedanya tipis, tapi penting. Kalau suatu saat Ubisoft berubah pikiran, itu bukan hal yang mustahil. Hanya saja, untuk sekarang, jangan berharap pengumuman remake baru dalam waktu dekat.

Kenapa Kabar Ini Bikin Fans Kecewa

Alasan kecewanya fans sebenarnya mudah dipahami. Assassin's Creed adalah seri yang sudah berjalan sangat lama. Game-game lamanya punya tempat spesial di hati banyak pemain, tapi sebagian sudah terasa tua kalau dimainkan sekarang. Kontrolnya kaku, grafisnya ketinggalan, dan beberapa mekaniknya sudah tidak nyaman lagi. Remake terasa seperti jalan pintas yang masuk akal: cerita dan dunia yang sudah dicintai, dibungkus dengan teknologi masa kini.

Black Flag Resynced ikut memanaskan harapan itu. Remake tersebut rilis pada 9 Juli 2026 dan dilaporkan laris, dengan angka sekitar 3,5 juta kopi menurut laporan yang beredar. Buat fans, logikanya sederhana. Kalau satu remake saja laris seperti itu, kenapa tidak lanjut ke game berikutnya? Sayangnya, logika pasar tidak selalu sesederhana itu. Larisnya satu game tidak otomatis membuat studio langsung mengerjakan remake berikutnya. Ada tim, ada jadwal, dan ada proyek lain yang sudah antre.

Kekecewaan fans juga makin terasa karena kabar ini bertolak belakang dengan janji lama. Pada tahun 2024, CEO Ubisoft Yves Guillemot pernah bicara soal "beberapa" remake Assassin's Creed. Kata "beberapa" itu yang bikin fans membayangkan deretan remake, bukan cuma satu. Sekarang, pernyataan terbaru justru bilang tidak ada remake lain yang sedang aktif dikembangkan. Wajar kalau banyak fans merasa janji itu tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Di sisi lain, ada juga fans yang justru lega. Buat mereka, seri Assassin's Creed sudah terlalu lama mengandalkan nostalgia. Mereka lebih senang kalau Ubisoft fokus membuat game baru, dengan cerita dan dunia yang benar-benar segar, daripada terus mengulang masa lalu. Dua kubu ini sekarang ramai berdebat di media sosial, dan keduanya punya argumen yang masuk akal.

Remake Mana yang Paling Sering Diminta Fans?

Kalau kamu buka forum atau kolom komentar, dua judul ini hampir selalu muncul: Assassin's Creed 1 dan Assassin's Creed 2. Ini penting untuk ditegaskan: keduanya adalah permintaan fans, bukan proyek resmi yang sedang dikerjakan Ubisoft. Jangan sampai kamu tertipu oleh rumor atau gambar buatan fans yang beredar seolah-olah itu pengumuman resmi.

Assassin's Creed 1 sering diminta karena statusnya sebagai awal dari segalanya. Ceritanya memperkenalkan Altair, dunia Perang Salib, dan fondasi cerita Assassin melawan Templar. Masalahnya, gameplay-nya sekarang terasa sangat repetitif kalau dibandingkan game modern. Banyak fans membayangkan versi baru yang tetap setia pada cerita aslinya, tapi dengan misi yang lebih variatif dan dunia yang lebih hidup.

Assassin's Creed 2 juga tidak kalah sering disebut. Game ini memperkenalkan Ezio, salah satu karakter paling dicintai di seri ini, dan dunia Renaissance Italia yang sampai sekarang masih terasa indah. Banyak fans yang ingin melihat Venesia dan Florence dengan grafis modern, lengkap dengan parkour yang lebih halus. Tapi lagi-lagi, ini cuma harapan. Ubisoft belum mengumumkan remake untuk game ini.

Ada juga yang menyebut Brotherhood, Revelations, atau Assassin's Creed 3. Polanya sama: fans punya judul favorit masing-masing, dan masing-masing merasa judulnya paling pantas dibuat ulang. Selama Ubisoft belum mengumumkan apa-apa, semua itu tetap sebatas wishlist.

Lalu Ubisoft Sedang Kerjakan Apa?

Kalau tidak ada remake yang aktif dikembangkan, apa yang sedang dikerjakan tim Assassin's Creed? Menurut update yang sama, tim sedang fokus ke game baru dengan setting dan cerita baru yang belum diumumkan. Detailnya masih sangat minim. Ubisoft belum membocorkan latar tempat, periode sejarah, atau nama karakter utamanya. Jadi, jangan percaya dulu kalau ada yang mengaku sudah tahu setting game baru ini dari sumber tidak jelas.

Fokus ke game baru ini sebenarnya masuk akal dari sudut pandang studio. Membuat game baru memberi kebebasan yang tidak dimiliki remake. Tim bisa bereksperimen dengan mekanik baru, cerita baru, dan dunia yang belum pernah dijelajahi. Remake memang lebih aman karena sudah punya basis fans, tapi game baru punya potensi untuk membawa seri ini ke arah yang belum pernah dicoba.

Selain game baru itu, ada dua proyek lain yang disebut dalam update. Yang pertama adalah Codename Hexe. Progresnya disebut stabil, tapi update besar berikutnya baru akan datang pada 2027. Artinya, kalau kamu menunggu kabar besar soal Hexe, kamu masih harus sabar cukup lama. Ubisoft tampaknya tidak mau buru-buru membagikan detail sebelum waktunya.

Yang kedua adalah Codename Invictus, proyek multiplayer Assassin's Creed yang masih dikembangkan. Menariknya, proyek ini disebut berubah berdasarkan masukan pemain. Itu kabar yang cukup bagus, karena artinya Ubisoft tidak sekadar jalan sendiri. Mereka mendengarkan feedback dan menyesuaikan arah proyeknya. Tapi tetap saja, belum ada tanggal rilis atau detail gameplay yang bisa dipegang.

Satu kabar lain yang lebih dekat waktunya: Assassin's Creed Valhalla akan mendapat New Game+ gratis pada 5 November. Buat kamu yang sudah tamat Valhalla dan ingin mengulang dengan semua perlengkapan yang sudah didapat, ini bisa jadi hiburan sambil menunggu proyek-proyek besar berikutnya. Gratis pula, jadi tidak ada alasan untuk tidak mencobanya kalau kamu masih punya gamenya.

Apa Artinya Buat Kamu Sebagai Pemain?

Pertama, jangan menahan napas menunggu pengumuman remake baru dalam waktu dekat. Pernyataan Ubisoft sudah cukup jelas untuk saat ini. Kalau kamu punya uang dan waktu yang sudah disiapkan untuk remake impianmu, lebih baik dialihkan dulu ke hal lain. Misalnya, mainkan ulang game lama di platform yang kamu punya, atau coba game baru dari seri ini yang belum sempat kamu sentuh.

Kedua, Black Flag Resynced masih jadi pilihan paling nyata buat kamu yang ingin merasakan remake Assassin's Creed. Game ini sudah rilis, sudah bisa dimainkan, dan laporan penjualannya menunjukkan banyak pemain yang menikmatinya. Kalau kamu belum mencobanya, ini mungkin saat yang tepat, apalagi kalau kamu penasaran kenapa game ini ramai dibicarakan.

Ketiga, jangan remehkan game baru yang belum diumumkan itu. Memang, menunggu tanpa detail apa pun itu menyebalkan. Tapi sejarah seri ini menunjukkan bahwa game Assassin's Creed terbaik sering kali datang dari ide yang awalnya tidak diduga. Origins membawa perubahan besar ke arah RPG. Odyssey membawa dunia yang jauh lebih luas. Siapa tahu, game baru berikutnya juga membawa kejutan yang sama.

Keempat, hati-hati dengan rumor. Setiap kali ada kekosongan kabar resmi, rumor akan bermunculan. Akan ada yang mengaku tahu judul remake berikutnya, ada yang membagikan gambar palsu, ada yang mengklaim punya bocoran dari orang dalam. Selama Ubisoft belum mengumumkan secara resmi, anggap semua itu sebagai gosip. Cara paling aman adalah menunggu pengumuman dari kanal resmi Ubisoft.

Kenapa Ubisoft Memilih Jalan Ini?

Ada beberapa alasan yang masuk akal kenapa Ubisoft memilih fokus ke game baru ketimbang remake. Pertama, sumber daya studio itu terbatas. Tim yang mengerjakan remake adalah tim yang sama yang bisa mengerjakan game baru. Kalau semua tim sibuk membuat ulang game lama, siapa yang membuat masa depan seri ini?

Kedua, remake yang bagus itu tidak murah dan tidak cepat. Black Flag Resynced bukan sekadar menaikkan resolusi game lama. Ada pekerjaan besar di baliknya, mulai dari aset, animasi, sampai penyesuaian gameplay. Kalau Ubisoft memaksakan banyak remake sekaligus, kualitasnya bisa turun, dan fans justru akan kecewa dengan hasil yang setengah-setengah.

Ketiga, Ubisoft mungkin belajar dari pengalamannya sendiri. Seri Assassin's Creed pernah dikritik karena terlalu sering rilis dan terasa mirip satu sama lain. Fokus ke satu game baru yang benar-benar matang bisa jadi cara untuk menghindari kritik itu. Lebih baik satu game baru yang kuat daripada tiga remake yang biasa-biasa saja.

Tentu saja, ini bukan berarti keputusan Ubisoft tidak bisa dikritik. Fans berhak kecewa, apalagi setelah janji tahun 2024 soal "beberapa" remake. Kekecewaan itu sah. Tapi memahami alasan di balik keputusan ini bisa membantu kamu mengatur ekspektasi, supaya tidak terus menunggu sesuatu yang untuk saat ini memang tidak sedang dikerjakan.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Fans Saat Menyikapi Kabar Ini

Kesalahan pertama adalah menganggap "tidak ada remake yang aktif dikembangkan" sama dengan "tidak akan pernah ada remake lagi". Dua hal itu berbeda. Ubisoft sendiri bilang masih terbuka untuk remake di masa depan. Jadi, pintu itu tidak dikunci permanen, hanya saja tidak sedang dibuka sekarang.

Kesalahan kedua adalah percaya pada setiap rumor yang muncul setelah kabar ini. Justru saat kabar resmi mengecewakan, rumor akan makin liar. Ada yang bilang remake sudah diam-diam dikerjakan studio lain, ada yang bilang pengumuman tinggal hitungan minggu. Tanpa bukti resmi, semua itu sebaiknya tidak ditelan mentah-mentah.

Kesalahan ketiga adalah menyerang developer secara personal di media sosial. Wajar untuk kecewa dan menyampaikan kritik, tapi menyerang individu tidak akan mempercepat remake apa pun. Kritik yang sehat dan spesifik jauh lebih berguna daripada kemarahan yang tidak jelas sasarannya.

Kesalahan keempat adalah mengabaikan game yang sudah ada. Sambil menunggu masa depan seri ini, masih banyak game Assassin's Creed yang bisa dimainkan atau dimainkan ulang. Valhalla dengan New Game+ gratisnya adalah salah satu contoh. Jangan sampai kamu melewatkan yang sudah tersedia hanya karena sibuk menunggu yang belum tentu datang.

Tanya Jawab Seputar Kabar Ini

Apakah Ubisoft resmi membatalkan semua remake Assassin's Creed? Tidak. Yang disampaikan adalah saat ini tidak ada remake lain yang sedang aktif dikembangkan. Itu berbeda dengan pembatalan permanen. Ubisoft juga bilang masih terbuka menjelajahi remake di masa depan.

Apakah Black Flag Resynced gagal sehingga Ubisoft berhenti membuat remake? Tidak ada bukti yang mengarah ke sana. Justru laporan yang beredar menyebut game itu laris, sekitar 3,5 juta kopi. Jadi, keputusan ini bukan karena Resynced sepi peminat, setidaknya menurut laporan yang ada.

Apakah Codename Hexe dibatalkan? Tidak. Progresnya disebut stabil, hanya saja update besar berikutnya baru akan datang pada 2027. Jadi, proyek ini masih berjalan, cuma kabar besarnya masih lama.

Apakah Codename Invictus masih dikembangkan? Ya, proyek multiplayer itu masih dikembangkan dan disebut berubah berdasarkan masukan pemain. Detail lebih lanjut masih belum dibagikan.

Apakah Assassin's Creed 1 atau 2 sedang dibuat ulang? Tidak ada pengumuman resmi soal itu. Keduanya hanya judul yang paling sering diminta fans, bukan proyek resmi.

Kapan game Assassin's Creed baru yang belum diumumkan itu rilis? Belum diketahui. Ubisoft belum membagikan setting, cerita, apalagi tanggal rilisnya. Jadi, jangan percaya tanggal yang beredar tanpa sumber resmi.

Apakah Valhalla New Game+ berbayar? Tidak, update itu disebut gratis dan dijadwalkan pada 5 November. Ini kabar yang paling dekat dan paling pasti dari semua kabar dalam update ini.

Jadi, Harus Bagaimana Sekarang?

Kalau kamu fans Assassin's Creed, kabar ini memang bukan kabar yang kamu harapkan. Tapi kabar ini juga memberi kejelasan. Daripada terus menebak-nebak, sekarang kamu tahu posisi Ubisoft: fokus ke game baru, Hexe masih jalan tapi update besarnya baru 2027, Invictus masih dikembangkan, dan Valhalla dapat New Game+ gratis dalam waktu dekat.

Sikap paling masuk akal adalah menikmati yang sudah ada, sambil tetap mengikuti kabar resmi Ubisoft. Mainkan Resynced kalau belum sempat, coba New Game+ Valhalla pada 5 November, dan pantau pengumuman resmi berikutnya. Kalau suatu saat Ubisoft mengumumkan remake baru, itu akan jadi bonus yang menyenangkan. Kalau tidak, setidaknya kamu tidak menghabiskan waktu menunggu sesuatu yang memang tidak sedang dikerjakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Aldo Suhendro

Founder & Chief Editor di COC Komputer. Berpengalaman 10+ tahun merakit PC dan men-tuning hardware enthusiast.

Comments (0)

User