itch.io Dibanjiri Game AI, Halaman Baru Per Hari Jadi Dua Kali Lipat

itch.io melaporkan halaman game baru per hari berlipat ganda dalam dua bulan, dari sekitar 3.000 menjadi lebih dari 6.000, sementara download dan pembelian tidak ikut naik.

03 Nov 2026 - 09:58
Updated: 3 hours ago
0 0
Logo itch.io dengan panah merah
Logo itch.io dengan panah merah

Pernah nggak kamu buka itch.io, niatnya cuma cari satu game indie seru buat dimainkan malam ini, eh malah tenggelam di lautan judul yang rasanya itu-itu saja? Kamu scroll, scroll, scroll, tapi yang muncul banyak game yang deskripsinya mirip, gambarnya terasa aneh, dan idenya nggak jelas mau dibawa ke mana. Kalau iya, kamu nggak sendirian. itch.io sendiri akhirnya buka suara soal ini, dan angkanya lumayan bikin kaget.

Akhir Oktober 2026, itch.io lewat akun Bluesky-nya bilang kalau jumlah halaman game baru per hari di platform itu berlipat ganda dalam waktu dua bulan saja. Awal Agustus 2026, ada sekitar 3.000 halaman game baru per hari. Tanggal 30 Oktober 2026, angkanya sudah lebih dari 6.000 halaman per hari. Naik dua kali lipat, dalam waktu yang sangat singkat.

Yang bikin cerita ini makin menarik, itch.io bilang kalau proyek AI merupakan mayoritas dari halaman-halaman baru itu. itch.io tidak menyebut persentase resminya, jadi jangan percaya kalau ada yang bilang angka pastinya sekian persen. Yang jelas, menurut itch.io sendiri, lonjakan ini didorong proyek-proyek AI.

Laporan soal pernyataan itch.io ini beredar pada 1 November 2026. Dan ada satu detail penting yang sering ketinggalan saat orang membagikan kabar ini: jumlah download dan pembelian tidak ikut naik. itch.io sendiri yang bilang begitu. Halaman baru boleh bertambah banyak, tapi orang yang benar-benar mengunduh dan membeli tidak bertambah dengan kecepatan yang sama.

Jadi, apa yang sebenarnya terjadi di itch.io? Kenapa ini jadi masalah buat developer indie asli? Dan yang paling penting buat kamu sebagai pemain, bagaimana caranya tetap menemukan game bagus di tengah banjir ini? Kita bahas satu per satu.

Apa yang Sebenarnya Terjadi di itch.io

Buat yang belum terlalu akrab, itch.io itu bukan Steam. Platform ini sudah lama jadi rumah buat developer indie kecil, game jam, eksperimen aneh, dan karya-karya yang mungkin tidak akan pernah lolos ke toko besar. Di sinilah banyak developer mulai, di sinilah pemain bisa menemukan game gratis atau murah yang idenya gila tapi seru.

Karena itch.io terbuka, siapa pun bisa mengunggah game dengan relatif mudah. Dulu, hambatannya adalah waktu dan tenaga. Kamu harus benar-benar membuat sesuatu, walau sederhana, sebelum bisa menekan tombol publish. Sekarang, alat AI membuat proses itu jauh lebih cepat. Seseorang bisa menghasilkan banyak halaman game dalam waktu singkat, tanpa harus melewati proses panjang yang dulu dilalui developer.

Hasilnya kelihatan di angka. Dari sekitar 3.000 halaman baru per hari di awal Agustus 2026 menjadi lebih dari 6.000 halaman per hari pada 30 Oktober 2026. Itu bukan kenaikan pelan-pelan. Itu lonjakan.

itch.io menyebut proyek AI sebagai mayoritas halaman baru tersebut. Sekali lagi, tidak ada persentase resmi yang diumumkan. Tapi pernyataan itu saja sudah cukup untuk menggambarkan arahnya. Platform yang tadinya dipenuhi karya tangan developer kecil, sekarang sebagian besar halaman barunya datang dari proyek AI.

Lalu kenapa download dan pembelian tidak ikut naik? Jawabannya cukup masuk akal. Banyak halaman bukan berarti banyak game yang benar-benar dimainkan orang. Pemain punya waktu terbatas. Mereka tidak akan mengunduh 6.000 game dalam sehari. Mereka tetap memilih, tetap membaca deskripsi, tetap melihat tangkapan layar, dan tetap memutuskan mana yang pantas dicoba.

Di sinilah letak masalahnya. Bukan soal jumlahnya saja, tapi soal perhatian pemain yang makin terpecah.

Kenapa Banjir Ini Menyulitkan Developer Indie Asli

Bayangkan kamu developer indie. Kamu menghabiskan berbulan-bulan membuat satu game kecil. Kamu gambar sendiri, kamu tulis ceritanya, kamu perbaiki bug-nya sampai begadang. Lalu kamu unggah ke itch.io dengan harapan ada orang yang menemukan karyamu.

Dulu, game kamu bersaing dengan sekitar 3.000 halaman baru per hari. Itu pun sudah banyak. Sekarang, saingannya lebih dari 6.000 halaman per hari. Peluang game kamu muncul di halaman depan, di daftar terbaru, atau sekadar terlihat oleh pemain yang sedang scroll santai, jadi makin kecil.

Ini yang di dunia game biasa disebut masalah discoverability, alias susahnya ditemukan. Game yang bagus tapi tidak terlihat, ujung-ujungnya sama saja dengan game yang tidak ada. Developer kecil tidak punya bujet iklan besar. Mereka mengandalkan itch.io itu sendiri, media sosial, dan mulut ke mulut. Kalau etalase tokonya penuh sesak, karya mereka gampang tenggelam sebelum sempat dikenal.

Ada juga efek psikologisnya. Kalau pemain sudah beberapa kali kecewa karena mengunduh game yang ternyata asal jadi, mereka jadi malas menjelajah. Mereka jadi lebih hati-hati, lebih curiga, dan lebih cepat menutup halaman. Developer yang serius ikut kena imbasnya, padahal mereka tidak salah apa-apa.

Buat developer yang hidup dari penjualan game, ini bukan sekadar soal gengsi. Kalau game tidak ditemukan, tidak ada download. Kalau tidak ada download, tidak ada pembelian. Kalau tidak ada pembelian, sulit buat mereka membuat game berikutnya. Lingkaran ini yang bikin banyak developer indie khawatir.

AI Sebagai Alat Bantu, Bukan Sekadar Cap Jelek

Di titik ini, penting buat bersikap adil. Tidak semua game yang memakai AI itu jelek, dan tidak semua developer yang memakai AI itu malas. AI bisa jadi alat bantu yang sangat berguna.

Ada developer yang memakai AI untuk membantu menulis draf dialog, lalu tetap mengeditnya sendiri sampai terasa manusiawi. Ada yang memakai AI untuk membuat prototipe cepat, supaya mereka bisa menguji ide gameplay sebelum menggambar aset final. Ada juga yang memakai AI untuk hal-hal kecil seperti membuat variasi teks atau membantu menerjemahkan deskripsi.

Itu beda jauh dengan game yang asal jadi. Maksudnya, game yang dibuat secepat mungkin, dengan deskripsi yang tidak jelas, gameplay yang tidak diuji, dan tujuan yang cuma satu: mengisi halaman. Game seperti ini biasanya gampang dikenali. Deskripsinya generik, tangkapan layarnya terasa kosong, dan saat dimainkan, tidak ada sesuatu yang terasa dipikirkan dengan matang.

Jadi, pembedanya bukan sekadar "pakai AI atau tidak", tapi "ada usaha dan visi atau tidak". Game yang bagus, entah dibuat dengan bantuan AI atau sepenuhnya manual, biasanya terasa. Ada ide yang jelas, ada sesuatu yang ingin disampaikan, dan ada tanda-tanda kalau pembuatnya benar-benar peduli dengan pengalaman pemainnya.

Sikap yang paling sehat buat pemain adalah tidak langsung menghakimi dari satu label saja, tapi tetap kritis. Lihat gamenya, baca deskripsinya, cek tangkapan layarnya, dan kalau ada demo, coba dulu.

itch.io Sudah Punya Tag AI, dan Filter No AI Itu Menyingkap Sesuatu

itch.io sebenarnya sudah punya tag AI disclosure yang sifatnya sukarela. Artinya, developer bisa menandai sendiri kalau karyanya memakai AI. Masalahnya, karena sifatnya sukarela, tidak semua orang menggunakannya dengan jujur dan konsisten. Tag yang bagus tapi tidak dipakai semua orang, hasilnya tetap setengah-setengah.

Nah, ada satu angka yang bikin banyak orang terkejut. Menurut liputan Game Developer, filter "No AI" di itch.io memangkas hasil pencarian dari 1.772.099 menjadi 432.180. Turun drastis. Angka ini bukan angka resmi dari itch.io soal jumlah game AI, tapi gambaran kasar seberapa besar dampak filter itu terhadap hasil yang kamu lihat.

Bayangkan kamu mencari game, lalu mengaktifkan filter No AI, dan tiba-tiba sebagian besar hasil hilang. Itu menunjukkan betapa banyak halaman yang terpengaruh oleh tag atau kategori terkait AI. Sekali lagi, ini bukan bukti kalau semua yang hilang itu game jelek. Tapi ini bukti kalau banjirnya nyata, dan pemain butuh alat untuk menyaringnya.

Steam juga menghadapi banjir serupa dan meminta disclosure AI dari developer. Jadi ini bukan masalah itch.io saja. Ini masalah seluruh toko game digital di era alat AI makin mudah dipakai. Bedanya, itch.io yang paling terbuka, jadi efeknya terasa paling cepat dan paling kentara.

Cara Menemukan Game Bagus di Tengah Banjir

Kabar baiknya, kamu tidak harus pasrah. Ada beberapa cara praktis yang bisa kamu pakai supaya waktu menjelajah itch.io tidak habis sia-sia.

Pertama, pakai filter No AI kalau kamu memang ingin menghindari game AI sama sekali. Ini cara paling cepat untuk memangkas hasil. Tapi ingat, filter ini bukan jaminan kualitas. Game tanpa AI pun bisa saja jelek, dan game dengan AI pun bisa saja bagus. Anggap filter ini sebagai penyaring awal, bukan vonis akhir.

Kedua, ikuti kurator dan kreator yang seleranya mirip dengan kamu. Di itch.io, ada banyak koleksi buatan pengguna, ada jam-jam game yang dikurasi, dan ada developer yang karyanya sudah terbukti. Kalau kamu menemukan satu game yang kamu suka, cek developernya. Lihat karya mereka yang lain. Biasanya, selera itu menular.

Ketiga, manfaatkan demo dan game jam. Game jam adalah ajang di mana developer membuat game dalam waktu terbatas dengan tema tertentu. Game-game dari jam ini biasanya punya ide yang jelas, karena dibuat dengan batasan dan tujuan. Demo juga membantu. Daripada membaca deskripsi panjang, lebih baik mainkan lima menit dan rasakan sendiri.

Keempat, baca ulasan dan komentar dengan cermat. Jangan cuma lihat bintang atau jumlah download. Lihat apa yang ditulis pemain lain. Apakah mereka menyebut gameplay-nya seru? Apakah mereka bilang game ini selesai dalam sepuluh menit dan tidak ada apa-apanya? Komentar pemain sering jauh lebih jujur daripada deskripsi di halaman game.

Kelima, perhatikan tanda-tanda game yang dikerjakan serius. Deskripsi yang spesifik biasanya pertanda bagus. Kalau developer bisa menjelaskan dengan jelas game ini tentang apa, apa yang bisa kamu lakukan di dalamnya, dan kenapa game ini dibuat, itu nilai tambah. Tangkapan layar yang menunjukkan gameplay asli, bukan cuma gambar cantik, juga pertanda bagus. Dan kalau developer aktif membalas komentar atau memperbarui gamenya, itu tanda mereka peduli.

Keenam, jangan takut keluar dari halaman terbaru. Halaman terbaru memang paling ramai, tapi juga paling penuh sesak. Coba jelajahi berdasarkan tag, genre, atau koleksi bertema. Kadang game terbaik justru bukan yang baru diunggah kemarin, tapi yang sudah ada beberapa bulan dan punya komunitas kecil yang setia.

Apa yang Bisa Dilakukan itch.io dan Developer

Dari sisi platform, itch.io punya pekerjaan rumah yang tidak gampang. Mereka harus menjaga keterbukaan yang jadi ciri khas mereka, tapi juga harus memastikan etalasenya tetap bisa dipakai. Tag AI sukarela adalah langkah awal, tapi banjir ini menunjukkan kalau langkah awal saja mungkin tidak cukup.

Salah satu arah yang masuk akal adalah penyaringan yang lebih baik, misalnya filter yang lebih jelas, kurasi yang lebih kuat, atau cara baru untuk menonjolkan game yang benar-benar dimainkan dan disukai orang. Tapi semua itu harus hati-hati. Kalau penyaringannya terlalu ketat, developer kecil yang baru mulai bisa ikut tersingkir. Kalau terlalu longgar, banjirnya tidak berhenti.

Dari sisi developer, kejujuran soal penggunaan AI jadi makin penting. Kalau kamu memakai AI, bilang saja dengan jelas. Pemain sekarang makin peka, dan kejujuran itu membangun kepercayaan. Developer yang jujur soal prosesnya, lalu menunjukkan kualitas karyanya, punya peluang lebih besar untuk dihargai.

Developer indie juga makin butuh kanal di luar itch.io. Media sosial, video pendek, komunitas Discord, dan acara game jam bisa jadi jalan lain supaya karya mereka ditemukan. Mengandalkan satu etalase saja makin berisiko di tengah banjir seperti ini.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah semua game AI di itch.io itu buruk? Tidak. Ada game AI yang dibuat dengan serius dan tetap seru dimainkan. Ada juga game non-AI yang membosankan. Label saja tidak cukup untuk menilai kualitas.

Apakah itch.io melarang game AI? Tidak dari informasi yang ada. itch.io menyediakan tag AI disclosure sukarela, bukan larangan total. Jadi game AI masih boleh ada, selama mengikuti aturan platform.

Kenapa download tidak ikut naik padahal halaman baru naik dua kali lipat? Karena perhatian dan waktu pemain terbatas. Halaman boleh bertambah, tapi orang yang mengunduh dan membeli tidak bertambah secepat itu. itch.io sendiri yang mengakui hal ini.

Apakah filter No AI bisa dipercaya sepenuhnya? Filter ini membantu memangkas hasil secara drastis, tapi tetap bergantung pada penandaan yang ada. Jadi pakai sebagai alat bantu, bukan sebagai satu-satunya patokan.

Apakah Steam juga mengalami hal yang sama? Ya, Steam juga menghadapi banjir serupa dan meminta disclosure AI. Bedanya, itch.io lebih terbuka, jadi dampaknya terasa lebih cepat.

Apakah banjir ini akan berhenti sendiri? Sulit dipastikan. Selama alat AI makin mudah dipakai dan mengunggah game tetap murah, halaman baru akan terus banyak. Yang bisa berubah adalah cara platform menyaring dan cara pemain menemukan game.

Jadi, kalau kamu merasa itch.io makin susah dijelajahi akhir-akhir ini, perasaan kamu ada dasarnya. Angkanya jelas: dari sekitar 3.000 halaman baru per hari di awal Agustus 2026 menjadi lebih dari 6.000 halaman per hari pada 30 Oktober 2026, dengan proyek AI sebagai mayoritasnya menurut itch.io, sementara download dan pembelian tidak ikut naik. Tapi banjir ini bukan alasan buat berhenti menjelajah. Game indie bagus masih ada di sana, cuma butuh cara mencari yang lebih cermat. Pakai filter, ikuti kurator yang kamu percaya, coba demo, baca komentar pemain, dan jangan menilai game cuma dari labelnya. Dengan begitu, kamu tetap bisa menemukan permata di tengah lautan halaman baru, dan developer indie yang benar-benar serius tetap punya kesempatan buat ditemukan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Aldo Suhendro

Founder & Chief Editor di COC Komputer. Berpengalaman 10+ tahun merakit PC dan men-tuning hardware enthusiast.

Comments (0)

User