Gundam Battle Operation 3 Resmi Diumumkan, Gratis untuk PS5 dan PC dengan Cross-Play

Bandai Namco mengumumkan Gundam Battle Operation 3 gratis untuk PS5 dan PC dengan cross-play, ini yang sudah dikonfirmasi dan yang belum.

03 Nov 2026 - 08:03
Updated: 3 hours ago
0 1
Ilustrasi Gundam
Ilustrasi Gundam

Pernah nggak kamu menunggu sekuel game yang kamu mainkan bertahun-tahun, lalu suatu hari sekuel itu akhirnya diumumkan, dan rasanya seperti beban yang lama mengganjal tiba-tiba lepas? Buat penggemar Gundam Battle Operation, momen itu datang pada 28 Oktober 2026.

Bandai Namco resmi mengumumkan Mobile Suit Gundam Battle Operation 3, dalam livestream peringatan 40 tahun game Gundam. Game ini gratis dimainkan, dan akan hadir untuk PlayStation 5 dan PC lewat Steam, dengan cross-play di antara keduanya sejak hari pertama. Buat seri yang terakhir kali punya sekuel utama pada 2018, pengumuman ini bukan kabar kecil. Ini kepastian yang sudah lama ditunggu.

Artikel ini membahas apa yang sudah dikonfirmasi, apa yang belum, dan apa yang perlu kamu siapkan kalau mau main sejak hari pertama. Semua fakta di sini diambil dari pengumuman dan laporan yang sudah beredar, dan kalau ada yang belum diumumkan, akan ditulis dengan jelas sebagai belum diumumkan, supaya kamu tidak salah sangka.

Apa Itu Battle Operation 3?

Battle Operation 3 adalah game pertarungan tim gratis, di mana kamu berperan sebagai tentara bayaran yang mengendalikan Mobile Suit legendaris dalam pertempuran skala besar. Kamu tidak main sendirian melawan komputer saja. Kamu main bareng tim, melawan tim lain, di medan perang yang luas, dengan objektif yang harus direbut dan dipertahankan.

Formula andalannya tetap dipertahankan dari seri sebelumnya, dan ini kabar bagus buat pemain lama. Kamu tidak cuma mengendalikan Mobile Suit. Kamu juga bisa keluar dari kokpit, menanam bom di markas musuh, memanggil tembakan dukungan, dan merebut objektif dengan berjalan kaki. Kombinasi ini yang membuat Battle Operation beda dari game robot-robotan lain. Pertempuran tidak cuma soal siapa yang tembakannya paling akurat dari dalam kokpit. Pertempuran juga soal kapan kamu keluar dari kokpit, kapan kamu menyusup, dan kapan kamu memanggil dukungan.

Game ini dikembangkan oleh Bandai Namco Forge Digitals, studio yang menangani lini Battle Operation. Dan, seperti game-game Battle Operation sebelumnya, game ini dibangun dengan Unreal Engine, yang berbeda dari mesin yang dipakai seri-seri sebelumnya. Buat kamu yang main di PC, ini artinya kamu perlu cek spesifikasi di halaman Steam sebelum rilis, karena game yang dibangun dengan Unreal Engine biasanya butuh ruang dan spesifikasi yang tidak kecil.

Sistem Baru: SP Skills

Sistem baru yang diperkenalkan adalah SP Skills. Setiap Mobile Suit punya satu SP Skill, dan gauge-nya terisi seiring waktu dan saat kamu memberi atau menerima damage. Dengan kata lain, SP Skill itu bukan tombol yang bisa kamu spam sejak awal pertandingan. Kamu harus bermain dulu, memberi damage, menerima damage, dan menunggu gauge terisi, baru SP Skill bisa dipakai.

Kenapa sistem seperti ini penting? Karena SP Skill bisa mengubah jalannya pertandingan kalau dipakai di momen yang tepat. Bayangkan timmu sedang terdesak, markasmu hampir jatuh, lalu satu SP Skill yang dipakai di waktu yang pas bisa membalikkan keadaan. Sebaliknya, SP Skill yang dipakai sembarangan, di awal pertandingan saat belum ada tekanan, bisa terbuang sia-sia.

Buat pemain baru, ini artinya kamu perlu belajar tiap Mobile Suit yang kamu pakai, bukan cuma senjata dan gerakannya, tapi juga SP Skill-nya. Apa efeknya? Kapan waktu terbaik memakainya? Apakah SP Skill itu buat menyerang, bertahan, atau mendukung tim? Pertanyaan-pertanyaan ini yang akan membedakan pemain yang sekadar ikut pertandingan dengan pemain yang benar-benar membantu timnya menang.

Buat pemain lama, SP Skills juga jadi alasan buat kembali belajar dari awal. Walau formula dasarnya sama, satu sistem baru saja sudah cukup buat mengubah cara main. Mobile Suit yang dulu kamu anggap biasa saja bisa jadi jauh lebih berguna kalau SP Skill-nya cocok dengan gaya mainmu. Sebaliknya, Mobile Suit favoritmu dulu bisa terasa beda kalau SP Skill-nya tidak sesuai ekspektasi. Makanya, jangan kaget kalau meta awal game ini berubah cepat setelah rilis, karena semua orang masih belajar.

Siapa Saja yang Bisa Dimainkan?

Di awal rilis, unit Universal Century yang dikonfirmasi berasal dari Mobile Suit Gundam, The 08th MS Team, dan 0083: Stardust Memory. Tiga seri ini adalah tulang punggung klasik seri Battle Operation, dan kehadiran mereka di awal rilis itu masuk akal. Mereka sudah dikenal, sudah punya penggemar, dan sudah punya banyak unit yang bisa diadaptasi.

Yang paling menarik, Mobile Suit Gundam SEED jadi seri Alternative pertama yang masuk sejak awal rilis. Ini perubahan besar buat seri ini. Selama ini, Battle Operation identik dengan Universal Century. Masuknya SEED sejak awal berarti Bandai Namco serius membuka seri ini ke timeline lain, bukan cuma sebagai tambahan belakangan.

Dan, yang tidak kalah penting, kali ini unit mass-production juga ikut, bukan cuma unit tokoh utama dan rivalnya. Buat penggemar Gundam, ini kabar yang sangat disambut. Banyak penggemar yang justru suka unit mass-production, karena unit-unit itu yang membuat dunia Gundam terasa hidup. Bukan cuma pahlawan dan rivalnya yang bertarung, tapi juga tentara biasa dengan mesin standar yang harus berjuang dengan apa yang mereka punya.

Bandai Namco berencana menambah dua sampai tiga seri Alternative lain di tahun pertama rilis, walau seri apa saja yang akan ditambah belum diumumkan. Jadi, kalau seri favoritmu belum ada di awal rilis, jangan langsung kecewa. Ada kemungkinan seri itu masuk dalam tahun pertama, tapi belum ada kepastian seri apa. Pantau pengumuman resmi, dan jangan percaya daftar seri yang beredar kalau sumbernya bukan dari Bandai Namco sendiri.

Cross-Play dan Skala Pertandingan

Salah satu pengumuman paling penting adalah cross-play antara PS5 dan Steam sejak hari pertama. Artinya, pemain PS5 dan pemain PC bisa main bareng di pertandingan yang sama, tanpa terpisah platform. Buat game tim yang gratis, cross-play itu sangat penting. Semakin banyak pemain yang bisa main bareng, semakin cepat matchmaking-nya, dan semakin hidup komunitasnya.

Pertandingan utama dimainkan 6 lawan 6, dan itu format yang sudah dikenal pemain Battle Operation. Tapi, custom match bisa meningkatkan skala sampai 9 lawan 9, yang berarti sampai 18 pemain dalam satu pertandingan. Skala seperti ini yang membuat Battle Operation terasa seperti perang, bukan cuma duel kecil. Ada banyak hal yang terjadi sekaligus: satu tim menyerang markas, tim lain bertahan, ada yang menyusup dengan berjalan kaki, ada yang memanggil dukungan. Kalau kamu belum pernah main Battle Operation, bayangkan pertempuran yang ramai, tapi tetap terstruktur karena ada objektif yang jelas.

Buat pemain PC, cross-play dengan PS5 juga berarti kamu perlu siap menghadapi pemain dengan kontroler, dan sebaliknya. Ini bukan soal siapa yang lebih unggul, mouse atau kontroler. Ini soal bagaimana game menyeimbangkan keduanya. Battle Operation memang dirancang dengan kontroler sebagai dasarnya, tapi di PC kamu tetap bisa main dengan mouse dan keyboard atau kontroler, tergantung kenyamananmu. Coba keduanya di awal, dan pilih yang paling nyaman buat gaya mainmu, bukan yang katanya paling jago.

Kapan Bisa Dimainkan dan Uji Jaringan Jepang

Tanggal rilis belum diumumkan. Halaman Steam-nya sudah dibuka buat wishlist, tapi belum ada tanggal pasti. Ini yang paling sering ditanyakan, dan jawabannya masih sama: belum ada tanggal. Jangan percaya tanggal yang muncul di toko pihak ketiga atau di video yang tidak bersumber dari Bandai Namco, karena tanggal seperti itu sering cuma placeholder.

Yang sudah ada jadwalnya adalah uji jaringan khusus Jepang. Uji itu dijadwalkan pada 20 dan 22 November 2026, dengan pendaftaran dibuka 29 Oktober sampai 8 November 2026. Uji ini khusus buat pemain Battle Operation 2 yang tinggal di Jepang, dan pendaftarnya harus punya Bandai Namco ID yang terhubung ke PlayStation atau Steam.

Uji itu akan berisi pertandingan 6v6, custom battle sampai 9v9, dua map, dan sepuluh Mobile Suit yang bisa dimainkan. Jadwal tiap harinya dibagi jadi tiga sesi: pagi, sore, dan malam waktu Jepang. Dan, yang penting, data dari uji itu tidak akan terbawa ke versi final. Jadi, apapun yang kamu capai di uji jaringan, itu tidak akan jadi progres di game final. Uji jaringan itu buat menguji server, balance, dan mengumpulkan masukan, bukan buat grinding awal.

Buat pemain di luar Jepang, termasuk Indonesia, uji ini belum bisa diikuti. Belum ada pengumuman soal uji di luar Jepang, dan belum ada daftar negara yang akan kebagian uji berikutnya. Yang direncanakan adalah uji jaringan terbuka di kemudian hari, tapi tanggalnya belum diumumkan. Jadi, buat sekarang, yang bisa kamu lakukan adalah wishlist di Steam dan pantau pengumuman resmi, supaya tidak ketinggalan kalau uji terbuka diumumkan.

Nasib Pemain Battle Operation 2: Apa yang Terbawa dan Apa yang Tidak?

Ini bagian yang paling sensitif buat pemain lama, dan perlu dibaca dengan teliti. Unit dan aset dari Battle Operation 2 tidak akan terbawa ke Battle Operation 3. Bandai Namco tidak berencana menjalankan kedua game itu berdampingan. Sebagai gantinya, mereka sedang mempertimbangkan hadiah berdasarkan pencapaian pemain di Battle Operation 2, tapi detailnya belum diumumkan.

Artinya, kalau kamu sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun mengumpulkan unit, item, dan mata uang di Battle Operation 2, semua itu tidak akan pindah ke game baru. Ini keputusan yang berat, tapi bukan keputusan yang aneh buat sekuel yang dibangun dengan mesin baru dan sistem baru. Memindahkan semua aset lama ke game baru yang beda mesin dan beda balance itu pekerjaan yang sangat besar, dan sering berakhir dengan balance yang berantakan.

Buat kamu pemain Battle Operation 2, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu lakukan. Pertama, jangan buru-buru menghabiskan semua mata uang dan item dengan harapan terbawa ke game baru, karena sudah dipastikan tidak akan terbawa. Kedua, nikmati sisa waktu Battle Operation 2 selagi masih berjalan, karena game itu tidak akan berjalan berdampingan dengan sekuelnya selamanya. Ketiga, simpan kenanganmu, misalnya tangkapan layar unit favoritmu atau momen pertandingan yang berkesan, karena itu yang benar-benar tidak bisa dipindahkan tapi juga tidak bisa hilang kalau kamu simpan sendiri.

Soal hadiah berdasarkan pencapaian, jangan berharap terlalu spesifik sebelum detailnya diumumkan. Bisa jadi hadiahnya berupa item kosmetik, bisa jadi berupa bonus awal, bisa jadi berupa hal lain. Sampai Bandai Namco mengumumkan detailnya, anggap hadiah itu sebagai bonus yang menyenangkan kalau ada, bukan sebagai pengganti semua aset lamamu.

Kenapa Pengumuman Ini Penting Buat Seri Gundam?

Battle Operation 2 sudah berjalan sejak 2018, pertama di PlayStation 4 di Jepang, lalu global, lalu PlayStation 5, lalu Steam. Itu perjalanan yang panjang buat satu game. Selama itu, komunitasnya tumbuh, meta-nya berubah, dan banyak pemain yang sudah menganggap game itu sebagai rumah kedua. Mengumumkan sekuel setelah delapan tahun itu bukan cuma soal game baru. Itu soal masa depan komunitas itu sendiri.

Pengumuman Battle Operation 3 juga datang bersamaan dengan peringatan 40 tahun game Gundam, dan itu bukan kebetulan. Bandai Namco memakai momen itu buat menunjukkan kalau seri Gundam tidak cuma mengandalkan nostalgia. Seri ini juga mau melangkah ke timeline lain, ke platform baru, dan ke pemain baru, sambil tetap menjaga pemain lama.

Masuknya SEED sejak awal adalah sinyal yang paling jelas. SEED punya penggemar yang sangat besar, terutama di Asia, termasuk Indonesia. Dengan SEED masuk sejak awal, Battle Operation 3 berpotensi menarik pemain yang sebelumnya tidak pernah menyentuh Battle Operation karena merasa seri itu cuma buat penggemar Universal Century. Sekarang, pintunya lebih terbuka.

Di sisi lain, Bandai Namco juga sedang menyiapkan game Gundam lain, yaitu Gundam Rogue Orbit, yang direncanakan rilis 5 Maret 2027 buat PlayStation 5, Xbox Series, dan PC. Jadi, 2027 akan jadi tahun yang ramai buat penggemar Gundam. Tapi, jangan campuradukkan kedua game itu. Battle Operation 3 itu game pertarungan tim gratis. Rogue Orbit itu game aksi yang berbeda. Keduanya sama-sama Gundam, tapi cara mainnya beda, dan tanggal rilis Rogue Orbit tidak bisa dipakai sebagai patokan tanggal rilis Battle Operation 3.

Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

Kesalahan pertama adalah mengunduh dari tautan pihak ketiga yang mengaku menyediakan akses lebih awal. Karena gamenya gratis, banyak tautan palsu yang mengambil untung dari antusiasme pemain. Selalu unduh dari Steam atau PlayStation Store resmi. Kalau ada tautan yang mengaku menyediakan Battle Operation 3 sebelum rilis resmi, anggap itu mencurigakan sampai terbukti sebaliknya.

Kesalahan kedua adalah percaya tanggal rilis dari toko pihak ketiga. Sampai Bandai Namco mengumumkan tanggal resmi, semua tanggal lain itu perkiraan atau placeholder. Jangan jadikan tanggal itu sebagai rencana, apalagi buat mengambil cuti atau mengatur jadwal main bareng teman.

Kesalahan ketiga adalah menghabiskan semua sumber daya di Battle Operation 2 dengan harapan terbawa. Sudah dipastikan tidak terbawa. Nikmati saja sisa waktunya, dan simpan sumber dayamu buat hal yang masih bisa kamu nikmati sekarang.

Kesalahan keempat adalah mengabaikan spesifikasi PC. Game Unreal Engine dengan pertempuran 18 pemain itu tidak ringan. Cek spesifikasi di halaman Steam, cek ruang penyimpananmu, dan cek apakah PC-mu cukup buat setting yang kamu inginkan. Jangan sampai hari rilis tiba, kamu sudah wishlist dari lama, tapi ternyata PC-mu tidak siap.

Kesalahan kelima adalah langsung menilai game dari uji jaringan Jepang yang tidak kamu ikuti. Video dan cerita dari uji jaringan itu berguna, tapi uji jaringan itu versi awal, dengan sepuluh Mobile Suit dan dua map saja. Versi final bisa berubah banyak, terutama soal balance dan SP Skills. Tunggu versi final atau uji terbuka sebelum menilai.

Tips Praktis Buat yang Mau Main Sejak Hari Pertama

Pertama, wishlist sekarang di Steam, dan ikuti halaman resminya di PlayStation Store kalau kamu main di PS5. Wishlist itu bukan cuma tanda kamu tertarik. Wishlist juga membuatmu dapat notifikasi kalau ada pengumuman penting, termasuk tanggal rilis dan uji terbuka.

Kedua, kalau kamu pemain baru, mulai kenalan dengan seri Gundam yang akan masuk. Tonton Mobile Suit Gundam, The 08th MS Team, 0083: Stardust Memory, dan Gundam SEED, atau setidaknya kenali unit-unit utamanya. Kamu tidak harus jadi ahli Gundam buat main Battle Operation 3, tapi mengenal unit yang kamu pakai itu membuat pengalaman main jauh lebih menyenangkan.

Ketiga, kalau kamu pemain Battle Operation 2, mainkan lagi game itu selagi masih berjalan, dan catat Mobile Suit favoritmu. Catatan itu akan membantumu memilih Mobile Suit pertama di Battle Operation 3, karena kamu sudah tahu gaya mainmu: apakah kamu suka menyerang dari depan, mendukung dari belakang, atau menyusup dengan berjalan kaki?

Keempat, siapkan teman main. Battle Operation itu game tim. Main bareng teman yang sudah kamu kenal itu jauh lebih enak daripada main sendirian dengan tim acak. Buat grup kecil, sepakati waktu main, dan pelajari peran masing-masing sejak awal. Tim yang sudah saling kenal itu sering menang bukan karena skill individu tertinggi, tapi karena komunikasinya paling bagus.

Kelima, pelajari SP Skills sejak awal rilis. Jangan cuma hafal senjata dan gerakan. Hafal juga SP Skill tiap Mobile Suit yang kamu pakai, kapan waktu terbaik memakainya, dan bagaimana SP Skill itu membantu tim. Pemain yang paham SP Skills akan jauh lebih berguna di pertandingan, apalagi di pertandingan 6v6 yang ketat.

Tanya-Jawab yang Sering Ditanyakan

Apakah Battle Operation 3 gratis? Iya, game ini diumumkan sebagai game gratis, dengan konten berbayar tertentu di dalamnya. Gratis di sini berarti kamu bisa mengunduh dan memainkan game intinya tanpa membeli game itu sendiri. Konten berbayar yang seperti apa, detailnya belum diumumkan sepenuhnya, jadi pantau pengumuman resmi.

Apakah bisa cross-play antara PS5 dan PC? Iya, cross-play antara PS5 dan Steam dikonfirmasi sejak hari pertama. Artinya, pemain PS5 dan PC bisa main bareng.

Kapan Battle Operation 3 rilis? Belum diumumkan. Halaman Steam sudah dibuka buat wishlist, tapi tanggal rilisnya masih belum ada. Jangan percaya tanggal dari toko pihak ketiga.

Apakah aset Battle Operation 2 terbawa? Tidak. Unit dan aset dari Battle Operation 2 tidak akan terbawa, dan kedua game tidak direncanakan berjalan berdampingan. Hadiah berdasarkan pencapaian di Battle Operation 2 sedang dipertimbangkan, tapi detailnya belum diumumkan.

Apakah uji jaringan Jepang bisa diikuti pemain Indonesia? Uji pada 20 dan 22 November 2026 itu khusus buat pemain Battle Operation 2 yang tinggal di Jepang. Buat pemain di luar Jepang, uji terbuka direncanakan di kemudian hari, tapi tanggalnya belum diumumkan.

Apakah Battle Operation 3 ada di PS4 atau Xbox? Berdasarkan pengumuman, platform yang dikonfirmasi adalah PlayStation 5 dan PC lewat Steam. PS4 tidak termasuk platform yang diumumkan buat Battle Operation 3. Soal Xbox, tidak ada pengumuman platform Xbox buat game ini.

Yang Perlu Kamu Ingat

Buat penggemar Gundam yang sudah menunggu penerus Battle Operation 2 sejak 2018, pengumuman ini akhirnya memberi kepastian: sekuelnya nyata, gratis, dan bisa dimainkan bareng antara PS5 dan PC. Masuknya SEED sejak awal, sistem SP Skills yang baru, dan cross-play sejak hari pertama adalah tiga hal yang paling membedakan sekuel ini dari pendahulunya.

Tapi, kepastian itu datang dengan beberapa hal yang belum pasti: tanggal rilis, detail hadiah buat pemain lama, dan seri Alternative apa saja yang akan ditambah di tahun pertama. Tiga hal itu belum diumumkan, dan kamu perlu bersabar menunggu pengumuman resminya, bukan mengandalkan rumor.

Sambil menunggu, yang bisa kamu lakukan itu sederhana dan berguna: wishlist di Steam, pantau pengumuman resmi, nikmati sisa waktu Battle Operation 2, dan siapkan teman main buat hari pertama. Kalau kamu melakukan itu, begitu Battle Operation 3 rilis, kamu tidak akan ketinggalan, dan kamu akan masuk ke medan perang dengan persiapan yang jauh lebih bagus daripada pemain yang cuma menunggu tanggal tanpa persiapan apa-apa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
Aldo Suhendro

Founder & Chief Editor di COC Komputer. Berpengalaman 10+ tahun merakit PC dan men-tuning hardware enthusiast.

Comments (0)

User